Saham baru itu akan diterbitkan melalui mekanisme penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO) sebanyak 30% atau setara 629.962.240 lembar. Pencatatan saham baru itu akan terlaksana akhir sebelum tutup tahun 2012.
"Harapannya perusahaan sudah bisa listing pada 18 Desember 2012," kata Presiden Direktur Wismilak, Ronald Walla, di Pacific Place Jakarta, Senin (19/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, pada lima tahun terakhir periode 2007 sampai 2011, penjualan rokok perusahaan bertumbuh 33% per tahun. Saat ini, kapasitas produksi perusahaan mencapai tiga miliar batang rokok per tahun.
Pada 2011, penjualan rokok Wismilak mencapai 1,8 miliar batang. Angka itu naik dibandingkan 1,1 miliar batang pada 2010. Total penjualan bersih Wismilak pada 2011 mencapai Rp 925 miliar, melonjak 56,24% dibandingkan 2010 sebesar Rp 592 miliar.
Menurut Ronald, saat ini perusahaan telah menggunakan 85% dari kapasitas produksi yang ada. Sedangkan nilai penjualan perusahaan pada semester pertama 2012 naik 8,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Di tempat yang sama, Direktur Keuangan Wismilak, Lucas Firman Djajanto, mengatakan sekitar 50% dana IPO akan digunakan untuk belanja modal atau capital expenditure (capex).
Sementara sebanyak 30% akan digunakan untuk modal kerja, seperti pembelian mesin pabrik, dan teknologi informasi. "Sedangkan 20% sisanya untuk pelunasan utang atau refinancing," tambahnya.
(ang/ang)











































