IHSG Berpeluang Rebound

Rekomendasi Saham

IHSG Berpeluang Rebound

- detikFinance
Selasa, 20 Nov 2012 08:02 WIB
IHSG Berpeluang Rebound
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin terkoreksi 37 poin akibat maraknya aksi ambil untung. Indeks menjadi satu-satunya pasar saham yang melemah di Asia.

Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (19/11/2012), IHSG jatuh 37,845 poin (0,87%) ke level 4.313,439. Sementara Indeks LQ45 terpangkas 8,631 poin (1,15%) ke level 739,647.

Saham-saham di Wall Street melaju kencang didorong tingginya data perumahan dan harapan para politikus bisa mencari cara lain ketimbang menyetujui 'jurang fiskal' terkait naiknya pajak dan pemangkasan anggaran Januari tahun depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones melompat 207,65 poin (1,65%) ke level 12.795,96. Indeks S&P 500 melaju 27,01 poin (1,99%) ke level 1.386,89, sementara Indeks Komposit Nasdaq menanjak 62,94 poin (2,21%) ke level 2.916,07.

Hari ini, IHSG punya peluang rebound dibantu positifnya bursa global dan regional. Aksi beli selektif akan terjadi di saham-saham unggulan yang sudah murah.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik 4,98 poin (0,05%) ke level 9.158,18. Β 
  • Indeks KOSPI menguat 14,76 poin (0,79%) ke level 1.892,86. Β 

Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin ditutup melemah -0,87% didorong oleh aksi jual yang dilakukan oleh investor merespon akumulasi penurunan bursa regional yang terjadi pada saat libur panjang akhir pekan lalu. Di sisi lain kami melihat pergerakan bursa Eropa dan AS masih kondusif seiring dengan pembicaraan anggaran yang dilakukan Presiden Obama dengan parlemen mengarah ke arah positif, meski belum tercapai kesepakatan. Data ekonomi dari China juga memberikan dorongan positif. Factory output dan penjualan ritel Oktober naik lebih tinggi dari estimasi serta eksport bulan Oktober naik tertinggi sejak Mei 2012. Saat ini banyak pengamat cukup bullish dengan ekonomi China dan memperkirakan ekonomi China sudah 'bottom'. Hari ini kami proyeksikan indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Kami perkirakan indeks akan bergerak pada kisaran support-resistance 4.300-4.340. Saham Pilihan : AISA, ADHI, MNCN, RALS.

eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun 37,85 poin (-0,86%) ke level 4.313,44 dengan jumlah transaksi sebanyak 8,62 juta lot atau setara Rp4,88 triliun.

Hampir seluruh sektor mengalami penurunan, kecuali sektor mining(+0,01%), misc-industry(+0,49%), dan trade(+0,71%). Tercatat sebanyak 86 saham mengalami penguatan, 145 saham mengalami penurunan, 103 saham tidak mengalami perubahan dan 132 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.I ITMG(+5,13%), MNCN(+6,38%), ASII(+0,65%), BYAN(+3,30%), dan BHIT(+5,77%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. BBCA(-4,97%), BMRI(-2,30%), TLKM(-2,12%), UNVR(-1,91%), dan ISAT(-6,02%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp249,81 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. JSMR, GGRM, BBCA, INDF, dan KLBF. Mata uang Rupiah terdepresiasi ke 9.632 per Dollar AS.

Secara teknikal konsolidasi IHSG masih terus berlanjut di mana terlihat MACD Histogram masih terus turun dari chart hourly, stochastic masih berada pada area oversold, sehingga peluang teknikal rebound pendek besar peluang akan terjadi hari ini. Sentimen mixed dengan kecenderungan positif masih akan menyelimuti IHSG hari ini dengan support 4256 dan resistance di 4365.

Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: BHIT, MLPL, SMGR.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads