Membuka perdagangan pagi tadi,IHSG bertambah 18,584 poin (0,43%) ke level 4.332,023 disemangati oleh positifnya pasar saham global dan regional. Saham-saham yang sudah murah langsung diborong investor.
Saham-saham yang kemarin sudah terkena koreksi kini langsung diburu investor. Alhasil, pagi tadi seluruh indeks sektoral di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil menguat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (20/11/2012), IHSG menipis 5,084 poin (0,12%) ke level 4.308,355. Sementara Indeks LQ45 turun tipis 0,764 poin (0,10%) ke level 738,883.
Atas aksi ambil untung tersebut mendorong indeks-indeks sektoral berjatuhan ke zona merah, menyisakan dua sektor bertahan di zona hijau, yaitu sektor konsumer dan infrastruktur.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 65.562 kali pada volume 2,454 miliar lembar saham senilai Rp 2,297 triliun. Sebanyak 86 saham naik, sisanya 116 saham turun, dan 108 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia rata-rata masih bertahan di teritori positif hingga siang hari ini. Layaknya IHSG, bursa saham China juga jatuh ke zona merah akibat aksi ambil untung.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 5,57 poin (0,28%) ke level 2.011,42. Â
- Indeks Hang Seng menguat 177,08 poin (0,83%) ke level 21.439,14.
- Indeks Nikkei 225 naik tipis 8,62 poin (0,09%) ke level 9.161,82. Â
- Indeks Straits Times naik 15,80 poin (0,54%) ke level 2.966,73. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Merck (MERK) naik Rp 7.000 ke Rp 147.000, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 1.050 ke Rp 42.000, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 550 ke Rp 46.650, dan Unilever (UNVR) naik Rp 300 ke Rp 25.950.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Bayan (BYAN) turun Rp 600 ke Rp 10.350, Inti Bangun (IBST) turun Rp 250 ke Rp 4.900, Akasha Wira (ADES) turun Rp 175 ke Rp 2.125, dan United Tractor (UNTR) turun Rp 150 ke Rp 19.450.
(ang/dru)











































