Tidak hanya penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO), penerbitan obligasi atau pinjaman ke perbankan menjadi opsi lain. Hal ini disampaikan CT di sela-sela pengumuman penguasaan 100% saham Carrefour Indonesia, dengan membeli 60% sisa saham senilai US$ 750 juta atau sekitar Rp 7,2 triliun.
"Banyak exit untuk mengembalikan dana pinjaman (US$ 750 juta) ini. Kita harap setelah kepemilikan 100%, performance-nya dalam dua, tiga tahun lebih baik," tutur CT di Jakarta, Selasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, pertumbuhan industri ritel tetap baik. Penguasaan saham secara keseluruhan Carrefour juga menjadi bukti perusahaan besar menjadi milik bangsa Indonesia.
"Ini menjadi 100% milik bangsa Indonesia. Tentu dengan penambahan 60%, PT Carrefour Indonesia menjadi milik PT Trans Retail Indonesia," paparnya.
Seperti diketahui, CT Corp mengambil alih 100% Carrefour Indonesia melalui PT Trans Retail dengan nilai US$ 750 juta untuk pembelian 60% saham. Carrefour Indonesia pun berganti nama menjadi Trans Retail Indonesia.
Dengan perubahan kepemilikan ini, gerai Carrefour yang kini sebanyak 85 gerai dan berada di 28 kota akan berubah menjadi Trans Carrefour.
(wep/ang)











































