Mengakhiri perdagangan, Rabu (21/11/2012), IHSG ditutup naik tipis 4,911 poin (0,11%) ke level 4.317,277. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat tipis 0,036 poin (0,01%) ke level 739,827.
Semalam, pasar saham Wall Street ditutup menguat menjelang hari raya Thanksgiving setelah Israel dan Hamas sepakat melakukan gencatan senjata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, IHSG akan dibayangi oleh sentimen dana bantuan Yunani yang belum juga disepakati. Menguatnya pasar saham AS bisa memberi sedikit sentimen positif.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menguat 93,92 poin (1,02%) ke level 9.316,44. Β
- Indeks KOSPI naik 15,24 poin (0,81%) ke level 1.899,28. Β
Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin ditutup menguat tipis setelah hampir sepanjang perdagangan berada di zona merah. Aksi beli terhadap saham second liner menjadi pendorong naiknya indeks menejlang penutupan. Pergerakan bursa regional kemarin dipengaruhi oleh data pembangunan rumah baru di AS yang menguat sebagai sinyal membaiknya data makro ekonomi. Selain itu pernyataan The Fed bahwa mereka tidak mempunyai alat untuk menahan 'kerusakan' yang timbul dari Fiscal Cliff. Komentar ini seperti memberi tekanan kepada kongres untuk tidak ada cara lain kecuali sepakat sehingga fiscal cliff tidak terjadi. Disisi lain pergerakan bursa regional hari ini akan dibayangi oleh kepastian masalah bailout Yunani yang kemarin sore menekan pembukaan bursa Eropa. Hal tersebut menyusul gagal tercapainya kesepakatan diantara pembuat kebijakan moneter di Eropa. Kisaran support-resistance hari ini 4.290-4.335. Saham Pilihan : SDRA, CTRS, GGRM, WIKA, ERAA.
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik 4,91 poin (+0,11%) ke level 4.317,28 dengan jumlah transaksi sebanyak 8,67 juta lot atau setara Rp3,97 triliun.
Hampir seluruh sektor mengalami kenaikan, kecuali sektor agri(-0,97%), basic-industry(-0,22%), misc-industry(-0,00%), property(-0,20%), infrastructure(-0,05%), dan finance(-0,07%). Tercatat sebanyak 114 saham mengalami penguatan, 133 saham mengalami penurunan, 92 saham tidak mengalami perubahan dan 127 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.I PGAS(+2,22%), GGRM(+2,68%), UNVR(+0,77%), GEMS(+11,63%), dan SCMA(+6,98%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. TLKM(-1,60%), BBRI(-0,69%), INCO(-4,17%), SMGR(-1,01%), dan SMCB(-2,84%).
Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp211,81 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BBRI, BBNI, SMGR, ASII, dan BMRI. Mata uang Rupiah terdepresiasi ke 9.654 per Dollar AS.
Secara teknikal kenaikan IHSG kemarin merupakan konsolidasi yang masih berlangsung, dari MACD Histogram kembali melemah, baik stochastic dan volume tidak ada perubahan yang berarti dibanding perdagangan hari kemarin sehingga untuk besok IHSG masih akan berlangsung dalam perdagangan mixed dengan kecenderungan melemah terbatas. Support di 4230 dan resistance 4330.
Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: JPFA, PGAS, dan WIKA.
(ang/ang)











































