Diwarnai Profit Taking, Indeks Tetap Menguat

Diwarnai Profit Taking, Indeks Tetap Menguat

- detikFinance
Jumat, 17 Sep 2004 16:27 WIB
Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan akhir pekan Jumat (17/9/2004) menguat tipis 1,562 poin pada level 184,626. Sepanjang perdagangan indeks terus mengalami aksi profit taking yang dilakukan investor sebelum akhirnya ditutup positif dengan menguatnya saham Astra Internasional.Indeks LQ 45 naik 0,110 poin pada level 177,702, JII turun 0,061 poin pada level 134,628, MBX turun 0,967 poin pada level 216,408 dan DBX naik 2,075 poin pada level 191,161.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 11.067 kali pada volume 1.405.451 lot saham senilai Rp 783,223 miliar. Sebanyak 53 saham mengalami kenaikan harga, 47 saham turun dan 281 saham lainnya stagnan.Saham-saham yang mengalami kenaikan harga di top gainer antara lain, PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk (UNSP) naik Rp 275 menjadi Rp 1.400, PT Astra Internasional Tbk naik Rp 150 menjadi Rp 6.950, PT Bumi Resources (BUMI) naik Rp 50 menjadi Rp 750, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp 25 menjadi Rp 750, dan PT Kalbe Farma Tbk (KBLF) Naik Rp 10 menjadi Rp 425.Sedangkan saham-saham yang harganya turun di top losser di antaranya PT Telkom Tbk (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 8.150, PT Indosat Tbk (ISAT) turun Rp 50 menjadi Rp 4.300, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp 50 menjadi Rp 5.900, PT International Nikel (INCO) turun Rp 50 menjadi Rp 9.450, dan PT Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 25 menjadi Rp 3.475.Sepanjang perdagangan di akhir pekan ini indeks terus tertekan karena aksi profit taking yang dilakukan investor. Meski demikian, sebelum penutupan perdagangan indeks kembali ke teritori positif dengan dimotori menguatnya saham Astra Internasional.Kenaikan Indeks yang relatif tipis ini disebabkan para investor mulai banyak yang melakukan wait and see. Mereka menunggu hasil pemilu presiden (pilpres) II serta rencana 100 hari dari sang presiden terpilih. (djo/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads