Mengakhiri perdagangan, Selasa (27/11/2012), IHSG ditutup anjlok 37,660 poin (0,86%) ke level 4.337,509. Sementara Indeks LQ45 ditutup ambles 9,216 poin (1,23%) ke level 742,810.
Semalam, Wall Street terkena koreksi akibat dibayangi kekhawatiran jurang fiskal Amerika Serikat (AS). Sentimen positif datang dari kesepakatan dana talangan Yunani oleh Uni Eropa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, IHSG diperkirakan akan kembali terkena koreksi apalagi dibayangi oleh sentimen negatif dari pasar global dan regional. Namun, peluang rebound masih ada mesi kecil.
Pergerakan bursa-bursa di regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 turun 28,59 poin (0,30%) ke level 9.394,71.
- Indeks KOSPI melemah 10,25 poin (0,53%) ke level 1.914,95.
Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin melemah -0,86% didorong oleh aksi ambil untung terhadap saham konsumer dan finansial yang sehari sebelumnya menjadi motor penggerak indeks menembus rekor tertinggi. Pelemahan ini terjadi ditengah berita positif dari terjadinya kesepakatan Menteri keuangan uni Eropa untuk menutupi defisit anggaran Yunani sehingga Yunani sudah dipastikan mendapat dana bantuan. Disisi lain pergerakan indeks dibatasi oleh kekhawatiran akan masalah fiscal cliff. Hari ini kami proyeksikan indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah dengan kisaran support-resistance 4.320-4.350. Saham pilihan : TBIG, CTRS, LPKR, MLPL.
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun 37,66 poin (-0,86%) ke level 4.337,51 dengan jumlah transaksi sebanyak 12,6 juta lot atau setara Rp4,78 triliun.
Hampir seluruh sektor mengalami penurunan, kecuali sektor basic-industry(+0,33%) dan property(+0,38%). Tercatat sebanyak 84 saham mengalami penguatan, 146 saham mengalami penurunan, 110 saham tidak mengalami perubahan dan 126 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.I TBIG(+6,42%), LPKR(+4,04%), INTP(+1,15%), CPIN(+1,57%), dan SMRA(+3,30%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. UNVR(-4,09%), ASII(-1,27%), BBCA(-1,65%), BBRI(-1,38%), dan UNTR(-3,38%).
Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp273,79 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. UNTR, PGAS, BBRI, SMGR, dan ASII. Mata uang Rupiah terdepresiasi ke 9.639 per Dollar AS.
Secara teknikal penurunan IHSG kemarin membuat MACD Histogram kembali melemah yang mengindikasikan akan dimulainya tahap konsolidasi IHSG yang kedua, stochastic telah mengarah ke negatif, volume jual meningkat, sehingga trading plan pendek adalah langkah terbaik saat ini. Untuk perdagangan hari ini kami perkirakan IHSG akan berpeluang teknikal rebound pendek setelah terkena 50% penurunan fibonacii retracement sehingga akan mengalami sentimen mixed kecenderungan naik terbatas. Support di 4325 dan resistance di 4360.
Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : ISAT, BMRI dan PTPP.
(ang/ang)











































