Atas dasar tersebut manajemen berencana melunasi sebagian, khususnya yang akan jatuh tempo dalam dua tahun mendatang senilai US$ 474,57 juta.
Direktur dan Sekretaris Perusahaan BUMI, Dileep Srivastava menjelaskan, saat sebagain utang dilunasi makan rasio utang terhadap EBITDA akan turun sekitar 1 kali dari saat ini sebesar 2,8 kali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan melakukan tiga hal untuk melunasi sebagian utang kami, menarik investasi di Recapital serta menarik piutang di PT Bukit Mutiara," jelas Dileep di Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (27/11/2012).
Ia menambahkan, perseroan tercatat memiliki piutang senilai US$ 260 juta pada Bukit Mutiara. Sedangkan investasi pada Recapital Asset Management US$ 350 juta.
Meski kontrak investasi akan berakhir pada Agustus 2015, BUMI mempertimbangkan untuk menarik sebagian ataupun seluruh investasinya. Aksi ini dilakukan dalam rangka penyehatan struktur keuangan perusahaan grup Bakrie ini.
Pada bagian lain, pelepasan aset non inti Fajar Bumi Sakti dan BRMS, Dileep enggan berkomentar.
(wep/ang)











































