Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.625 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.595 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menanjak 18,578 poin (0,43%) ke level 4.319,427, didorong sentimen positif pasar saham global dan regional. Investor mulai mengkoleksi saham-saham yang kemarin sudah terkoreksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG berkurang 9,599 poin (0,22%) ke level 4.295,224 gara-gara aksi ambil untung yang dilakukan investor lokal. Padahal, bursa saham lainnya di Asia kompak menguat.
Maraknya aksi ambil untung membuat indeks makin terjerembab di zona merah, sampai posisi terendahnya di level 4.285,623. Jelang penutupan, aksi beli kembali marak, indeks pun balik arah lagi ke zona hijau.
Mengakhiri perdagangan, Kamis (29/11/2012), IHSG ditutup bertambah 14,263 poin (0,33%) ke level 4.319,086. Sementara Indeks LQ45 ditutup naik 2,578 poin (0,35%) ke level 738,454.
Indeks bergerak naik turun antara zona merah dan hijau hari ini. Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 87,89 miliar di seluruh pasar.
Saham-saham bluechip di sektor konsumer naik cukup tinggi, memimpin penguatan kali ini bersama saham-saham lapis dua di sektor industri dasar. Saham-saham komoditas kembali menjadi target aksi ambil untung.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 156.880 kali pada volume 4,503 miliar lembar saham senilai Rp 4,809 triliun. Sebanyak 131 saham naik, sisanya 110 saham turun, dan 94 saham stagnan.
Mayoritas bursa-bursa di Asia bisa bertahan di zona hijau di akhir perdagangan sore ini. Sayangnya, bursa saham China melemah di akhir perdagangan.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai turun 10,04 poin (0,51%) ke level 1.963,49. Â
- Indeks Hang Seng menguat 213,91 poin (0,99%) ke level 21.922,89. Â
- Indeks Nikkei 225 menanjak 92,53 poin (0,99%) ke level 9.400,88. Â
- Indeks Straits Times naik 28,92 poin (0,96%) ke level 3.040,69. Â
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Delta Jakarta (DLTA) turun Rp 20.000 ke Rp 240.000, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 750 ke Rp 14.300, Supreme Cable (SCCO) turun Rp 250 ke Rp 4.150, dan Toba Bara (TOBA) turun Rp 130 ke Rp 1.120.
(ang/dnl)











































