IHSG Tertekan Bursa Global dan Regional

Rekomendasi Saham

IHSG Tertekan Bursa Global dan Regional

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Selasa, 04 Des 2012 08:30 WIB
IHSG Tertekan Bursa Global dan Regional
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin rebound 26 poin didorong aksi beli yang terjadi di penghujung perdagangan. Indeks pun kembali ke level 4.300.

Mengakhiri perdagangan, Senin (2/12/12), IHSG ditutup naik 26,303 poin (0,62%) ke level 4.302,444. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat 6,859 poin (0,94%) ke level 733,669.

Pasar saham Wall Street terkena koreksi menyusul buruknya data produksi Amerika Serikat (AS). Optimisme tingginya pertumbuhan ekonomi China belum mampu mendorong indeks ke zona hijau.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 59,98 poin (0,46%) ke level 12.965,60. Indeks Standard & Poor's 500 berkurang 6,72 poin (0,47%) ke level 1.409,46. Indeks Komposit Nasdaq menipis 8,04 poin (0,27%) ke level 3.002,20.

Hari ini, IHSG diprediksi akan bergerak melemah menyusul sentimen negatif dari pergerakan saham global dan regional. Indeks bergerak mendekati area jenuh jual.

Pergerakan bursa-bursa Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 32,94 poin (0,35%) ke level 9.425,24. Β 
  • Indeks KOSPI turun 9,98 poin (0,51%) ke level 1.930,04. Β 

Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin ditutup menguat tipis setelah sepanjang perdagangan bergerak cenderung sangat volatile. Kami melihat kenaikan indeks didorong oleh data produksi manufaktur China yang menguat. Kenaikan ini dipandang sebagai sinyal akan recovery ekonomi di Asia Timur. Selain itu, rendahnya angka inflasi November juga menjadi katalis positif bagi IHSG. Disisi lain, kami melihat pergerakan indeks masih dibatasi oleh sikap tunggu investor akan pembicaraan budget di AS. Isu fiscal cliff juga tampaknya masih akan menjadi fokus investor untuk beberapa waktu mendatang. Hari ini kami proyeksikan indeks masih akan bergerak volatile dengan kecenderungan menguat. Kisaran support-resistance 4.270-4.330. Saham Pilihan: EXCL, APLN, JPFA, BEST.

eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik 26,3 poin (+0,61%) ke level 4.302,44 dengan jumlah transaksi sebanyak 12,95 juta lot atau setara Rp7,34 triliun.

Hampir seluruh sektor mengalami kenaikan, kecuali sektor mining(-0,83%), misc-industry(-0,72%), trade(-0,72%), dan manufacture(-0,03%). Tercatat sebanyak 110 saham mengalami penguatan, 130 saham mengalami penurunan, 85 saham tidak mengalami perubahan dan 141 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.I BBCA(+7,95%), BMRI(+2,42%), EXCL(+9,71%), ISAT(+10,81%), dan BDMN(+5,56%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. TLKM(-1,67%), ASII(-0,69%), UNVR(-0,57%), EMTK(-4,76%), dan KLBF(-1,94%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 34,32 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. TLKM, KLBF, BBRI, LPKR, dan MNCN. Mata uang Rupiah terapresiasi ke 9.614 per Dollar AS.

Secara teknikal kenaikan IHSG kemarin belum mampu membuat stochastic terhindar dari negatif area, sehingga MACD Histogram juga memberikan sinyal yang negatif. Untuk perdagangan hari ini IHSG akan kembali mengalami sentimen mixed dengan kecenderungan negatif. Support di 4195 dan resistance di 4360.

Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : SMRA, INDY, APLN.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads