Meski SBY Menang, Kenaikan IHSG Tidak Signifikan

Meski SBY Menang, Kenaikan IHSG Tidak Signifikan

- detikFinance
Selasa, 21 Sep 2004 11:14 WIB
Jakarta - Maraknya transaksi saham di pasar yang dimulai pada pembukaan sesi satu tidak diikuti oleh kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang cukup signifikan. IHSG hingga pukul 10.45 WIB hanya naik 1,462 poin pada level 816,088 dimana pada awal pembukaan sempat naik hingga 14 poin.Menurut Baradita Katoppo Head of Research Kim Eng Securities, Selasa (21/9/2004) kenaikan indeks yang tidak terlalu besar pasca pengumuman hasil sementara pemilu dimana SBY mengungguli Megawati karena pasar sebelum pemilu sudah melakukan ekspektasi bahwa SBY akan menang sehingga sebelum pemilu pasar sudah melakukan buy on expectation dengan asumsi keduanya akan menang sehingga pada saat pemilu yang diikuti dengan pengumuman hasil sementara pasar justru biasa-biasa saja dan lebih banyak melakukan sale on expectation.Secara keseluruhan menurut Baradita sentimen pasar untuk jangka pendek mengenai pemenang pemilu sudah habis namun untuk jangka panjang dalam lima tahun ke depan pasar optimis bursa akan lebih baik. Hal itu dengan asumsi pemerintahan yang baru tinggal meneruskan perbaikan ekonomi ke depan yang sudah dibuat dasar-dasarnya oleh pemerintahan lama. Selain itu jika SBY yang sudah dipastikan menang mampu menghapuskan korupsi dan menurunkan biaya ekonomi serta disiplin terhadap kebijakan fiscal, kepercayaan investor dalam lima tahun mendatang akan semakin baik.Apalagi lanjutnya, SBY dalam pemilihan langsung seperti ini memiliki legitimasi rakyat yang lebih tinggi. Namun demikian untuk perdagangan saham hari ini meski nilai perdagangan cukup besar tapi kebanyakan investor mengambil posisi jual atau menahan pembelian karena indeks dinilai sudah mengalami kenaikan yang cukup tinggi sebelum pemilu presiden.Saat ini, kata Baradita pasar masih menuggu jika SBY yang akan menjadi presiden bagaimana komposisi kabinet serta program kerja 100 hari ke depan. "Karena kalau Megawati pasar sudah tahu, sedangkan SBY orang masih meraba-raba," ungkapnya.Diproyeksikan indeks hari ini tidak terlalu banyak naiknya. Kalaupun pada sesi dua naik paling besar 10 pon. "Tapi itu sulit karena pada sesi satu saja yang sempat naik 14 poin sekarang sudah turun lagi. Jadi kalau mau pecahnya rekor agak susah indeks hari ini. Tapi kita lihat saja nanti," ungkapnya. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads