Wall Street Masih Tertekan Sentimen 'Jurang Fiskal'

Wall Street Masih Tertekan Sentimen 'Jurang Fiskal'

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 05 Des 2012 07:55 WIB
Wall Street Masih Tertekan Sentimen Jurang Fiskal
Foto: Reuters
New York - Saham-saham di Wall Street berakhir melemah dalam perdagangan yang cukup sepi setelah seharian bergerak fluktuatif akibat tekanan sentimen 'jurang fiskal' di Amerika Serikat (AS). Sentimen ini membuat investor ragi-ragu dalam bertransaksi.

Volume perdagangan cukup tipis menyusul masih berlanjutnya negosiasi para politisi dalam menghindari kenaikan pajak US$ 600 miliar serta pemangkasan belanja pemerintah yang akan dimulai 1 Januari 2013. Investor percaya rencana ini akan membuat AS jatuh ke masa resesi ekonomi.

Hanya sebanyak 5,86 miliar lembar saham diperdagangkan di New York Stock Exchange, Nasdaq dan NYSE MKT, jauh di bawah rata-rata transaksi harian tahun ini sebesar 6,48 miliar lembar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Banyak orang tidak tahu apakah yang terjadi pada situasi politik di kedua kubu partai memperlihatkan adanya perkembangan," kata Bernard Baumohl, managing director dan chief global economist dari Economic Outlook Group di Princeton, New Jersey, dikutip Reuters, Rabu (5/12/2012).

Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 13,82 poin (0,11%) ke level 12.951,78. Indeks Standard & Poor's 500 menipis 2,41 poin (0,17%) ke level 1.407,05. Indeks Komposit Nasdaq terpangkas 5,51 poin (0,18%) ke level 2.996,69.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads