Minim Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Lanjutkan Pelemahan

Rekomendasi Saham

Minim Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Lanjutkan Pelemahan

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 05 Des 2012 08:12 WIB
Minim Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Lanjutkan Pelemahan
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin terpangkas 32 poin akibat maraknya aksi jual di saham-saham bank bluechip. Investor asing melepas saham hingga Rp 500 miliar lebih.

Menutup perdagangan, Selasa (4/12/2012), IHSG terkoreksi 32,792 poin (0,76%) ke level 4.269,652. Sementara Indeks LQ45 terpangkas 8,492 poin (1,16%) ke level 725,177.

Saham-saham di Wall Street berakhir melemah dalam perdagangan yang cukup sepi setelah seharian bergerak fluktuatif akibat tekanan sentimen 'jurang fiskal' di Amerika Serikat (AS). Sentimen ini membuat investor ragu-ragu dalam bertransaksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 13,82 poin (0,11%) ke level 12.951,78. Indeks Standard & Poor's 500 menipis 2,41 poin (0,17%) ke level 1.407,05. Indeks Komposit Nasdaq terpangkas 5,51 poin (0,18%) ke level 2.996,69.

Hari ini, IHSG diprediksi akan melanjutkan pelemahan menyusul minimnya sentimen positif dari eskternal. Bursa-bursa si Asia yang melemah bisa menyeret IHSG ke zona merah.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 23,69 poin (0,25%) ke level 9.408,77.  
  • Indeks KOSPI turun 1,00 poin (0,05%) ke level 1.934,18.  

Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin ditutup melemah didorong oleh melemahnya bursa regional menyusul sentimen negatif dari kontraksi manufaktur AS bulan November dan juga ketakutan akan fiscal cliff yang masih terus menghantui. Dari dalam negeri, meski data inflasi bulan lalu cukup bagus, akan tetapi investor tampaknya masih belum mampu lepas dari dampak naiknya UMP terhadap ekonomi. Selain itu, rencana BI menaikkan batas uang muka kredit kendaraan bermotor untuk bank syariah juga dikhawatirkan akan berdampak pada penjualan otomotif. Hari ini kami proyeksikan tekanan jual akan berkurang. IHSG diproyeksikan akan bergerak volatile pada kisaran support-resistance 4.250-4.310. BoW : GGRM, ASII, BEST, AISA, KLBF.

eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun 32,79 poin (-0,76%) ke level 4.269,65 dengan jumlah transaksi sebanyak 8,94 juta lot atau setara Rp5,61 triliun.

Hampir seluruh sektor mengalami penurunan, kecuali sektor agri(+0,48%), mining(+0,38%), consumer(+0,62%), infrastructure(+0,74%), dan trade(+0,48%). Tercatat sebanyak 121 saham mengalami penguatan, 126 saham mengalami penurunan, 83 saham tidak mengalami perubahan dan 136 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.I EXCL(+5,31%), PGAS(+1,65%), KLBF(+2,97%), BBRI(+0,71%), dan SCMA(+5,95%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. BBCA(-7,89%), ASII(-4,17%), BMRI(-3,55%), BDMN(-1,75%), dan SMGR(-0,99%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 605,04 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. ASII, BMRI, PGAS, MNC, dan BBCA. Mata uang Rupiah terdepresiasi ke 9.624 per dolar AS.

Secara teknikal penurunan IHSG kemarin memberikan sinyal, ADX bull, namun untuk RSI, MACD, Stochastic, tetap memberikan sinyal bearish. Kemarin IHSG membuat new low di 4246 dan ditutup di 4269, sehingga gagal bertahan di support area 4272. Sehingga untuk perdagangan hari ini besar peluang IHSG akan kembali melanjutkan pelemahannya. Dengan support 4234 dan resistance di 4321.

 Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : PGAS, GGRM, dan UNVR.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads