Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 17 poin atas aksi beli yang dilancarkan investor lokal. Saham-saham bank dan perkebunan memimpin penguatan.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah tipis di posisi Rp 9.600 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.595 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka turun tipis 4,723 poin (0,11%) ke level 4.264,929 akibat keragu-raguan yang melanda investor menyusul minimnya sentimen positif baik dari dalam maupun luar negeri. Kekhawatiran jurang fiskal AS juga masih membayangi pasar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik 7,919 poin (0,19%) ke level 4.277,571 berkat aksi beli selektif di saham-saham unggulan. Tiga sektor masih terkena koreksi sehingga menghambat laju penguatan indeks.
Indeks langsung menembus ke posisi tertingginya hari ini berkat aksi borong saham jelang penutupan. Indeks sempat menanjak hingga ke level 4.288,311
Mengakhiri perdagangan, Rabu (4/12/2012), IHSG ditutup menguat 17,188 poin (0,40%) ke level 4.286,840. Sementara Indeks LQ45 ditutup naik 2,513 poin (0,35%) ke level 727,690.
Delapan sektor berhasil naik akibat maraknya aksi beli itu, sedangkan dua sektor, yaitu konsumer dan infrastruktur, masih terkena koreksi. Aksi beli kali ini banyak dilakukan investor lokal.
Investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) dengan nilai cukup besar, sebanyak Rp 553,26 miliar di pasar reguler.
Beberapa aksi tutup sendiri (crossing) dengan nilai yang tidak terlalu besar terjadi di pasar negosiasi sehingga mendorong nilai dan volume transaksi cukup tinggi pada perdagangan hari ini.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 183.861 kali pada volume 8,15 miliar lembar saham senilai Rp 5,621 triliun. Sebanyak 150 saham naik, sisanya 93 saham turun, dan 99 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia berhasil kompak menguat di akhir perdagangan hari ini. Bursa saham China dan Hong Kong melonjak sangat tinggi berkat isu kebijakan baru di negeri tirai bambu yang bisa merangsang pertumbuhan ekonominya.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai meroket 56,76 poin (2,87%) ke level 2.031,91. Â
- Indeks Hang Seng melonjak 470,94 poin (2,16%) ke level 22.270,91. Â
- Indeks Nikkei 225 naik 36,38 poin (0,39%) ke level 9.468,84. Â
- Indeks Straits Times menguat 14,69 poin (0,48%) ke level 3.076,81. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra Agro (AALI) naik Rp 650 ke Rp 19.000, Lionmesh (LMSH) naik Rp 600 ke Rp 9.000, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 450 ke Rp 58.250, dan Gudang Garam (GGRM) naik Rp 450 ke Rp 54.300.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 300 ke Rp 38.250, Unilever (UNVR) turun Rp 250 ke Rp 26.000, Supreme Cable (SCCO) turun Rp 225 ke Rp 4.375, dan Nipress (NIPS) turun Rp 200 ke Rp 4.750.











































