Investor Lakukan Aksi Tunggu, IHSG Bertambah 5 Poin

Investor Lakukan Aksi Tunggu, IHSG Bertambah 5 Poin

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Kamis, 06 Des 2012 16:10 WIB
Investor Lakukan Aksi Tunggu, IHSG Bertambah 5 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertambah 5 poin meski investor lakukan aksi tunggu terkait situasi ekonomi global. Investor masih menanti perkembangan mengenai 'jurang fiskal' AS.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup stagnan di posisi Rp 9.605 per dolar sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menguat 10,309 poin (0,24%) ke level 4.297,149 melanjutkan penguatan kemarin. Sentimen negatif masih berhamburan dari pasar global membuat investor sedikit waspada.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi beli hampir terjadi di seluruh sektor, tapi tidak di sektor agrikultur yang terkena koreksi gara-gara turunnya harga komoditas. Indeks sempat menanjak hingga posisi tertingginya hari ini di level 4.306,106.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG bertambah 9,675 poin (0,23%) ke level 4.295,515 sempat menembus kembali level 4.300. Aksi beli banyak terjadi di saham-saham lapis dua.

Indeks terpeleset ke zona merah sesaat sebelum penutupan perdagangan akibat aksi ambil untung. Untungnya, aksi beli tepat sebelum penutupan berhasil membalikan arah indeks ke zona hijau.

Menutup perdagangan, Kamis (6/12/2012), IHSG naik tipis 5,765 poin (0,13%) ke level 4.292,605. Sementara Indeks LQ45 bertambah 0,387 poin (0,05%) ke level 728,077.

Saham-saham konsumer dan konstruksi memimpin penguatan kali ini meski ditekan oleh koreksi di saham-saham agrikultur dan finansial. Aksi beli banyak dilakukan investor domestik.

Sedangkan transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 171,52 miliar di seluruh pasar.

Transaksi tutup sendiri saham PT Chareon Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) senilai Rp 876 miliar di pasar negosiasi mendorong naiknya volume dan nilai transaksi hari ini. Transaksi ini difasilitasi broker UOB Kay Hian Securities (AI).

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 178.933 kali pada volume 6,174 miliar lembar saham senilai Rp 6,256 triliun. Sebanyak 123 saham naik, sisanya 121 saham turun, dan 97 saham stagnan.

Bursa-bursa di regional berakhir mixed pada perdagangan hari ini. Investor masih menahan diri dan lakukan aksi tunggu terkait perkembangan ekonomi global.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai berkurang 2,67 poin (0,13%) ke level 2.029,24.  
  • Indeks Hang Seng menipis 21,10 poin (0,09%) ke level 22.249,81.  
  • Indeks Nikkei 225 menguat 76,32 poin (0,81%) ke level 9.545,16.  
  • Indeks Straits Times naik 3,00 poin (0,10%) ke level 3.078,92.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 1.450 ke Rp 39.700, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 500 ke Rp 54.800, Indofood CBP (ICBP) naik Rp 450 ke Rp 8.200, dan Sarana Menara (TOWR) naik Rp 350 ke Rp 20.550.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 550 ke Rp 16.850, Astra Agro (AALI) turun Rp 400 ke Rp 18.600, Bank Mayapada (MAYA) turun Rp 250 ke Rp 2.200, dan Indosprings (INDS) turun Rp 175 ke Rp 3.850.

(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads