Menutup perdagangan, Kamis (6/12/2012), IHSG naik tipis 5,765 poin (0,13%) ke level 4.292,605. Sementara Indeks LQ45 bertambah 0,387 poin (0,05%) ke level 728,077.
Semalam, Wall Street ditutup naik setelah saham Apple Inc berangsur pulih dari koreksi tajam yang dideritanya kemarin. Investor juga masih fokus menanti perkembangan 'jurang fiskal' yang dibahas oleh politisi di kedua partai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, IHSG akan mengalami sentimen yang mixed sehingga berpotensi bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas. Menguatnya bursa AS bisa menjadi faktor pendorong.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menipis 0,38 poin (0,00%) ke level 9.544,78. Β
- Indeks KOSPI naik 9,08 poin (0,47%) ke level 1.958,70. Β
Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin melanjutkan rebound yang terjadi sehari sebelumnya. Menguatnya IHSG dipengaruhi oleh menguatnya bursa regional menyusul optimisme investor tentang kesepakatan yang akan menghindarkan Amerika dari fiscal cliff. Selain itu ada juga beberapa data ekonomi AS yang melebihi estimasi awal. Data pesanan barang seperti komputer dan barang elektronik Oktober mencatat rekor tertinggi dalam 8 bulan. Hal ini memberikan signal manufaktur AS mulai stabil. Data industri jasa November AS secara tidak terduga tumbuh lebih cepat dari yang diperkirakan. Kami melihat beberapa data makro ekonomi terakhir dari AS dan China yang mengindikasikan potensi recovery ekonomi global. Hari ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas dengan kisaran support-resistance 4.270-4.310. Saham pilihan : PNLF, CTRS, SDRA, CPIN, RALS.
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik 5.77 poin (0.13%) ke 4,292.61 dengan jumlah transaksi sebanyak 12.35 juta lot atau setara dengan Rp 6.26 triliun.
Pergerakan sektor-sektor IHSG kemarin a.l sektor agricultural (-0.32%), sektor basic-industries (+0.20%), sektor construction and property (+1.12%), sektor consumer goods (+0.84%), sektor finance (-0.33%), sektor infrastructure (-0.04%), sektor mining (+0.37%), sektor misc-industries (-0.13%), dan sektor trade (+0.08%)
Tercatat sebanyak 149 saham mengalami penguatan, 93 saham mengalami penurunan, 99 saham tidak mengalami perubahan dan 125 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.I ICBP (+5.81%), TLKM (+1.14%), ITMG (+3.79%), BBRI (+0.70%), dan SCMA (+5.56%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. BMRI (-1.22%), UNTR (-3.16%), BDMN (-1.75%), BNLI (-5.71%), dan MAYA (-10.20%).
Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 37.48 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BMRI, UNTR, ASII, UNVR, dan ASRI. Mata uang Rupiah terdepresiasi ke 9,649 per Dollar AS.
Secara teknikal kenaikan IHSG kemarin memberikan gambaran bahwa teknikal rebound yang terjadi sangat pendek, sehingga untuk perdagangan hari ini kami perkirakan IHSG akan mengalami sentimen negatif dengan kecenderungan turun. Support 4,195 dan resistance 4,330.
Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: IDKM, SSIA, dan BMTR.
(ang/ang)











































