"Tujua dari perjanjian tersebut adalah untuk pembelian kendaraan yang digunakan sebagai kegiatan usaha utama perseroan," ujar Direktur TAXI David Santoso dalam laporannya ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (8/12/2012).
Ia mengatakan, Auto 2000 adalah suplier utama kendaraan perseroan yang digunakan sebagai kegiatan usaha utamanya yaitu penyewaan taksi. Jumlah armada baru yang dibeli sebanyak 2.000 unit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dana yang berhasil diraup dari hasil penjualan saham perdana, sebanyak 63% digunakan untuk pengembangan investasi baru taksi reguler dan perangkat pendukung lain. Sekitar 20% untuk membayar pokok utang ke BCA, juga 0,75% untuk pembayaran penalti pembayaran utang yang dipercepat kepada BCA.
Sedangkan 16% sisanya digunakan untuk akuisisi perusahaan yaitu PT Ekspress Mulia Kencana. Hingga 30 April perseroan memiliki 6.396 taksi reguler dengan operasi di wilayah Jadetabek, Surabaya, Semarang dan Medan. Target hingga 2012, perseroan membidik 8.000 unit taksi.
(ang/ang)











































