Seperti dikutip dari keterbukaan informasi di situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (8/12/2012), anak usaha barunya itu bergerak di bidang perdagangan, pembangunan, perindustrian, pertanian, percetakan, perbengkelan, pengangkutan dan jasa.
Emiten berkode INDY itu menguasai 249 lembar saham dengan total nilai Rp 249 juta mewakili 99,6% di anak usahanya itu. Sementara 0,4% sisanya atau satu lembar senilai Rp 1 juta dipegang oleh PT Indika Energy Infrastructure.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ang/ang)











































