Berdasarkan keterangan tertulis, manajemen Pelayaran Nasional Bina Buana Raya menetapkan harga pada kisaran Rp 195-250 per lembar. Dengan mengaku pada harga tertinggi, berarti dana yang bisa dikumpulkan perseroan mencapai Rp 150 miliar.
Perseroan yang bergerak pada bidang jasa penyewaan kapal tunda dan tongkang, serta kapal pendukung lepas pantai (OSV, offshore support vessel), mulai melaksanakan bookbuilding 5-14 Desember 2-12, dengan kisaran tanggal efektif di 21 Desember 2012.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu 51% sebagai pembayaran 30% dari nilai pokok dan bunga dari obligasi konversi I yang diterbitkan perseroan, dan REPS yang diterbitkan oleh BBRS keapda Asean China Investment Fund II, UVM Venture Investment Limited, Asset Advant Limited, Prima Portofolio Pte. Ltd., Evia Growth Opportunities II Ltd dan Fortune Technology Fund Ltd, seluruhnya pihak ketiga.
Masih ada sisa 7% hasil penjualan IPO, sebagai modal kerja PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya seperti biaya pemeliharaan kapal dan biaya perizinan untuk kapal baru. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi adalah PT OSK Nusadana Securities Indonesia.
(wep/ang)











































