Bertambah 11 Poin, IHSG Naik Lagi ke 4.300

Bertambah 11 Poin, IHSG Naik Lagi ke 4.300

- detikFinance
Senin, 10 Des 2012 16:10 WIB
Bertambah 11 Poin, IHSG Naik Lagi ke 4.300
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertambah 11 poin didorong aksi beli di saham-saham bank bluechip. Indeks kembali 'nongkrong' di level 4.300.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.615 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 9.625 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 5,449 poin (0,13%) ke level 4.296,245 menyusul sentimen positif pasar global dan regional. Aksi beli menyasar saham-saham lapis dua yang sudah terkoreksi pekan lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks terus menanjak secara perlahan berkat aksi beli selektif di unggulan. Indeks sempat menanjak hingga posisi tertingginya hari ini di 4.318,377 sebelum penguatannya mulai melambat.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik 7,968 poin (0,19%) ke level 4.298,764 menyusul maraknya aksi beli saham di lantai bursa. Nilai transaksi saham hingga siang hari ini sudah lebih dari Rp 2,5 triliun.

Indeks sempat jatuh sebentar ke zona merah, hingga ke posisi terendahnya di 4.280,226. Indeks menghabiskan sesi II di teritori negatif sebelum akhirnya aksi beli jelang penutupan mendorong indeks balik arah ke zona hijau.

Menutup perdagangan awal pekan, Senin (10/12/2012), IHSG naik 11,813 poin (0,28%) ke level 4.302,609. Sementara Indeks LQ45 menguat 4,242 poin (0,58%) ke level 731,656.

Penguatan saham-saham bank kelas berat memimpin penguatan kali ini. Meski hanya empat sektor yang berhasil menguat, namun indeks berhasil ditutup di zona hijau.

Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 239,48 miliar di seluruh pasar. Aksi beli justru banyak dilakukan investor lokal.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 163.322 kali pada volume 13,339 miliar lembar saham senilai Rp 5,726 triliun. Sebanyak 105 saham naik, sisanya 136 saham turun, dan 92 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia berakhir kompak menguat di awal pekan ini, dipimpin pasar saham China yang naik lebih dari satu persen. Rendahnya tingkat pengangguran AS dan solidnya data manufaktur China menjadi katalis penggerak.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia hingga sore hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai menanjak 21,98 poin (1,07%) ke level 2.083,77.  
  • Indeks Hang Seng naik 85,55 poin (0,39%) ke level 22.276,72.  
  • Indeks Nikkei 225 naik tipis 6,36 poin (0,07%) ke level 9.533,75.  
  • Indeks Straits Times menguat 13,22 poin (0,43%) ke level 3.120,33.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.250 ke Rp 56.550, BCA (BBCA) naik Rp 350 ke Rp 9.150, Bank Mayapada (MAYA) naik Rp 225 ke Rp 2.425, dan Goodyear (GDYR) naik Rp 200 ke Rp 12.300.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Unilever (UNVR) turun Rp 300 ke Rp 25.950, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 200 ke Rp 14.650, Bayan (BYAN) turun Rp 200 ke Rp 9.550, dan Surya Toto (TOTO) turun Rp 150 ke Rp 6.650.

(ang/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads