Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.640 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp Rp 9.615 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka berkurang 0,746 poin (0,02%) ke level 4.301,863 atas aksi tunggu yang dilakukan investor. Selain menanti pengumuman tingkat suku bunga acuan (BI Rate), investor juga menunggu perkembangan krisis Uni Eropa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik 12,203 poin (0,28%) ke level 4.314,812 didorong penguatan saham-saham berbasis komoditas. Harga saham komoditas ini sebelumnya sudah turun akibat tekanan jual.
Bank Indonesia (BI) menahan tingkat suku bunga acuan di 5,75%. Posisi ini sudah ditahan selama hampir setahun, tepatnya 10 bulan sejak turun di Februari tahun ini.
Mengakhiri perdagangan, Selasa (11/12/2012), IHSG ditutup menguat 15,309 poin (0,36%) ke level 4.317,918. Sementara Indeks LQ45 ditutup naik 4,895 poin (0,67%) ke level 736,551.
Saham-saham komoditas dan konsumer memimpin penguatan bursa hari ini. Saham-saham lapis dua masih menjadi pemberat, terutama di sektor konstruksi dan industri dasar.
Aksi jual kebanyakan dilakukan oleh investor asing, transaksinya hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senila Rp 120,09 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 201.294 kali pada volume 7,036 miliar lembar saham senilai Rp 6,282 triliun. Sebanyak 122 saham naik, sisanya 113 saham turun, dan 91 saham stagnan
Pergerakan bursa-bursa di Asia tidak banyaka berubah sejak pagi tadi sampai penutupan hari ini, masih bergerak mixed. Bursa saham Hong Kong dan Singapura mendarat di zona hijau.
Pelaku pasar Asia masih belum terlalu bersemangat mengingat situasi pasar global yang belum kondusif. Krisis Eropa masih berkepanjangan ditambah dengan jurang fiskal AS yang segera memasuki tenggat waktu.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai turun 9,07 poin (0,44%) ke level 2.074,70. Â
- Indeks Hang Seng menguat 47,22 poin (0,21%) ke level 22.323,94. Â
- Indeks Nikkei 225 menipis 8,43 poin (0,09%) ke level 9.525,32. Â
- Indeks Straits Times naik 8,03 poin (0,26%) ke level 3.122,37. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 4.700 ke Rp 720.000, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 2.000 ke Rp 41.400, Lionmesh (LMSH) naik Rp 1.500 ke Rp 10.500, dan Bukit Asam (PTBA) naik Rp 1.000 ke Rp 14.950.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Lion Metal (LION) turun Rp 600 ke Rp 9.800, Bayan (BYAN) turun Rp 300 ke Rp 9.250, Multi Prima (LPIN) turun Rp 250 ke Rp 8.000, dan Japfa (JPFA) turun Rp 250 ke Rp 5.800.
(ang/dnl)











































