Sejalan dengan itu, Ambono terus menggenjot bisnis properti ELTY yang telah terbukti memberi kontribusi terbesar pada kinerja perusahaan. Pengembangan yang manajemen lakukan berupa hunian vertikal ataupun landed house.
"Properti ke depan akan semakin booming, oleh karena itu kami akan melepas ruas jalan tol yang dimiliki perusahaan," tutur Direktur Keuangan Bakrieland, Feb Sunanda di Jakarta, Selasa (11/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data keuangan ELTY triwulan III-2012 terlihat, pendapatan anak usaha Bakrie ini mencapai Rp 1,31 triliun, turun 9% dari posisi sebelumnya Rp 1,44 triliun. Rugi bersih perseroan harus diderita sebesar Rp 337,72 miliar dengan rugi per saham tercatat Rp 3,06 per lembar lembar.
Kinerja bisnis jalan tol, yang telah disepakati akan dilepas ke Hary Tanoesoedibjo melalui grup MNC pun terbukti rendah. Dari total penghasilan bersih Rp 1,31 triliun, jalan tol hanya menyumbang Rp 61,88 miliar.
Pendapatan terbesar tetap didapat dari penjualan tanah, rumah dan apartemen Rp 630 miliar, kemudian disusul Hotel Rp 338,97 miliar, sewa dan pengelolaan perkantoran Rp 154,304 miliar dan penjualan unit perkantoran Rp 71,31 miliar.
(wep/dru)











































