Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 5,027 poin (0,12%) ke level 4.322,761 dibantu penguatan pasar saham global dan regional. Namun investor terlihat ragu-ragu dalam melangkah sehingga membuat laju indeks terhambat.
Investor masih ragu-ragu dalam bertransaksi sehingga rentang pergerakan IHSG tidak terlalu lebar. Bahkan indeks pun bergerak fluktuatif antara zona merah dan hijau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham komoditas masih mampu melaju dibantu aksi beli selektif yang dilakukan investor domestik. Saham-saham konsumer yang kemarin naik tinggi kini langsung kena profit taking.
Transaksi tutup sendiri PT Sugih Energy Tbk (SUGI) senilai Rp 225 miliar di pasar negosiasi membuat volume dan nilai transaksi naik cukup tinggi. Transaksi ini difasilitasi broker Sinarmas Sekuritas (DH).
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 120.913 kali pada volume 3,937 miliar lembar saham senilai Rp 3,224 triliun. Sebanyak 95 saham naik, sisanya 116 saham turun, dan 95 saham stagnan.
Bursa China terpeleset ke zona merah akibat aksi ambil untung. Sementara bursa-bursa regional lainnya masih bertaha di teritori positif.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai turun 2,68 poin (0,13%) ke level 2.072,03. Â
- Indeks Hang Seng naik 117,72 poin (0,53%) ke level 22.441,66. Â
- Indeks Nikkei 225 menanjak 70,66 poin (0,74%) ke level 9.595,98. Â
- Indeks Straits Times menguat 17,23 poin (0,55%) ke level 3.135,56. Â
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Unilever (UNVR) turun Rp 2.000 ke Rp 23.950, Mayora (MYOR) turun Rp 500 ke Rp 19.400, Multi Prima (LPIN) turun Rp 200 ke Rp 7.800, dan Bumi Citra Permai (BCIP) turun Rp 155 ke Rp 465.
(ang/dru)











































