Jual Tol ke Hary Tanoe, Bakrie Lunasi Utang Rp 2 Triliun

Jual Tol ke Hary Tanoe, Bakrie Lunasi Utang Rp 2 Triliun

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Rabu, 12 Des 2012 14:28 WIB
Jual Tol ke Hary Tanoe, Bakrie Lunasi Utang Rp 2 Triliun
Jakarta - PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) masih optimis dapat mengurangi utang sekitar Rp 2 triliun sebelum akhir tahun ini. Dana segar akan segera didapat dari divestasi dua anak usaha.

Dirut ELTY, Ambono Janurianto menjelaskan, anak usaha pertama yang siap dilepas PT Bakrie Tol Road (BTR) dengan nilai sekitar Rp 2 triliun. Kedua, ELTY siap melepas investasi pada lahan di Lido, Sukabumi melalui anak usahanya PT Graha Andrasentra Propertindo (GAP) dengan nilai Rp 1 triliun.

Pembeli yang siap menandatangani adalah Hary Tanoesoedibjo melalui grup MNC. "Seluruh divestasi, sebagian besar, bahkan paling besar untuk kurangi utang. Sekitar 80% lebih. Jadi kita usahakan sebelum akhir tahun, utang kita akan kurang Rp 2 triliun," jelasnya di Wisma Bakrie, Jakarta, Rabu (12/12/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara sisanya digunakan untuk dana cadangan, termasuk biaya perencanaan dan remasterplaning/redeveloping bidang usaha hotel, melalui anak usahanya PT Bakrie Nirwana Semesta.

Pada bagian lain, ELTY mempertimbangkan untuk merefinancing utang senilai US$ 155 juta, berupa obligasi berdenominasi dollar AS. Opsi yang utama dipilih adalah menerbitkan obligasi baru.

"Untuk aksi korporasi, kita tidak dibatasi. Bisa ada ataupun tidak. Namun kita lihat bonds US$ 155 juta. Harus di-refinancing. Bisa besar dalam development stage bonds," katanya.

Direktur Keuangan Bakrieland, Feb Sunanda menambahkan refinancing bisa dilakukan sekaligus US$ 155 juta ataupun sebagian. Jika sumber pendanaan pengurangan utang memiliki beban bunga jauh lebih rendah, tentu akan meringankan kewajiban obligasi ELTY.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan terakhir, utang obligasi Bakrieland total mencapai Rp 1,242 triliun. Ini terdiri dari Equity-Linked Bond senilai Rp 1,242 triliun, lalu sukuk ijarah I Bakrieland Development tahun 2009 sekitar Rp 275,66 miliar. Feb menegaskan, utang Equity-Linked Bond lah yang kemungkinan besar akan di-refinancing.

(wep/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads