Transaksi Tembus Rp 7 Triliun, IHSG Bertambah 19 Poin

Transaksi Tembus Rp 7 Triliun, IHSG Bertambah 19 Poin

- detikFinance
Rabu, 12 Des 2012 16:08 WIB
Transaksi Tembus Rp 7 Triliun, IHSG Bertambah 19 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertambah 19 poin di tengah transaksi yang ramai. Aksi beli banyak dilakukan oleh investor asing dan lokal sehingga transaksi hari ini mencapai lebih dari Rp 7 triliun.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.630 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.640 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 5,027 poin (0,12%) ke level 4.322,761 dibantu penguatan pasar saham global dan regional. Namun investor terlihat ragu-ragu dalam melangkah sehingga membuat laju indeks terhambat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Investor masih ragu-ragu dalam bertransaksi sehingga rentang pergerakan IHSG tidak terlalu lebar. Bahkan indeks pun bergerak fluktuatif antara zona merah dan hijau.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik 8,810 poin (0,20%) ke level 4.326,728 didukung aksi beli selektif di saham komoditas. Koreksi saham konsumer menghambat laju penguatan indeks.

Beberapa kali indeks sempat jatuh ke zona merah dengan posisi terendahnya di 4.311,498. Rentang pergerakan indeks masih tidak terlalu lebar akibat aksi tunggu investor.

Menutup perdagangan, Rabu (12/12/2012), IHSG bertambah 19,610 poin (0,45%) ke level 4.337,528. Sementara Indeks LQ45 menguat 6,137 poin (0,83%) ke level 742,688.

Saham-saham unggulan berbasis komoditas memimpin penguatan bursa hari ini. Indeks sektor tambang dan agrikultur melonjak lebih dari tiga persen, begitu juga sektor aneka industri.

Saham-saham di sektor konsumer menjadi pemberat pasar, koreksinya cukup masif dengan jatuh lebih dair tiga persen. Koreksinya berhasil menghambat laju penguatan bursa.

Transaksi tutup sendiri PT Sugih Energy Tbk (SUGI) senilai Rp 225 miliar dan PT Inti Agri Resources Tbk (IIKP) sebesar Rp 261 miliar di pasar negosiasi membuat volume dan nilai transaksi naik cukup tinggi. Dua broker memfasilitasi transaksi ini.

Perdagangan hari ini berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 209.479 kali pada volume 6,982 miliar lembar saham senilai Rp 7,041 triliun. Sebanyak 116 saham naik, sisanya 124 saham turun, dan 99 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia kompak bergerak di zona hijau setelah siang tadi sempat mixed. Sentimen positif datang dari pasar saham AS dan Eropa yang kemarin menguat.

Pasar saham Jerman, salah satu yang terbesar di Uni Eropa, melonjak cukup tinggi ke posisi tertingginya dalam tujuh bulan terakhir. Penjualan surat utang Spanyol juga bisa dibilang sukses dengan bunga yang turun drastis.

Berikut situas dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore hari ini:
  • Indeks Komposit Shanghai naik 8,02 poin (0,39%) ke level 2.082,73. Β 
  • Indeks Hang Seng menguat 179,41 poin (0,80%) ke level 22.503,35. Β 
  • Indeks Nikkei 225 menanjak 56,14 poin (0,59%) ke level 9.581,46. Β 
  • Indeks Straits Times bertambah 17,58 poin (0,56%) ke level 3.135,91. Β 
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 15.000 ke Rp 735.000, United Tractor (UNTR) naik Rp 1.700 ke Rp 19.000, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.150 ke Rp 58.150, dan Bukit Asam (PTBA) naik Rp 900 ke Rp 15.850.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Unilever (UNVR) turun Rp 2.800 ke Rp 23.150, Adira Finance (ADMF) turun Rp 600 ke Rp 10.400, Mayora (MYOR) turun Rp 450 ke Rp 19.450, dan Mitra Adiperkasa (MAPI) turun Rp 350 ke Rp 6.350.


(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads