The Fed Siap Lanjutkan Stimulus, Wall Street Malah Flat

The Fed Siap Lanjutkan Stimulus, Wall Street Malah Flat

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Kamis, 13 Des 2012 08:15 WIB
The Fed Siap Lanjutkan Stimulus, Wall Street Malah Flat
Foto: Reuters
New York - Pasar saham Wall Street ditutup datar meski adanya pernyataan Federal Reserve mendukung pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS). Sentimen ini sudah lama ditunggu para pelaku pasar.

Komite Pasar Terbuka Bank Sentral AS (Federal Open Market Committee/FOMC) menyatakan akan melakukan pembelian senilai US$ 45 miliar per bulan di pasar modal menggantikan pembelian obligasi atau dikenal dengan Operation Twist yang akan berakhir tahun ini.

FOMC juga akan menahan tingkat suku bunga acuan di posisi yang sangat rendah, yaitu 0-0,25% selama tingkat pengangguran berada di batas berada di atas 6,5% (saat ini 7,7%), dan prediksi inflasi dalam dua tahun ke depan tak lebih dari 2,5%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham-saham yang sudah menguat sejak dibukanya perdagangan langsung menguat lebih tinggi lagi. Sayangnya, menjelang penutupan perdagangan, saham-saham banyak yang kehilangan momentum.

"Ini hari yang melelahkan di Wall Street. Kami sempat naik tinggi setelah keputusan The Fed," kata Ryan Detrick, analis dari Schaeffer's Investment Research dikutip AFP, Kamis (13/12/2012).

Aksi jual langsung terjadi setelah Gubernur The Fed Ben Bernanke memperingatkan para politisi bahwa mereka harus segera mengambil keputusan mengenai 'jurang fiskal' karena akan mempengaruhi arah ekonomi AS dalam beberapa tahun ke depan.

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indesk Dow Jones menipis 3,30 poin (0,02%) ke level 13.245,14. The S&P 500 naik tipis 0,71 poin (0,05%) ke level 1.428,55, sementara Indeks Komposit Nasdaq berkurang 8,49 poin (0,28%) ke level 3.013,81.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads