Menutup perdagangan, Rabu (12/12/2012), IHSG bertambah 19,610 poin (0,45%) ke level 4.337,528. Sementara Indeks LQ45 menguat 6,137 poin (0,83%) ke level 742,688.
Semalam, Wall Street ditutup datar meski adanya pernyataan Federal Reserve mendukung pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS). Sentimen ini sudah lama ditunggu para pelaku pasar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, IHSG diprediksi akan mulai kehilangan 'bahan bakar' untuk kembali naik setelah penguatan kemarin. Rentang pergerakan indeks tidak akan terlalu lebar.
Pergerakan bursa-bursa di regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melonjak 106,37 poin (1,11%) ke level 9.687,83. Β
- Indeks KOSPI naik 7,07 poin (0,36%) ke level 1.982,51. Β
Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin ditutup menguat didorong oleh sentimen positif dari bursa regional. Menguatnya bursa regional seiring dengan optimisme akan terjadinya kesepakatan pembicaraan anggaran di AS. Selain itu data investor confidence di Jerman tercatat menguat. Investor confidence Jerman November berhasil melampaui estimasi dan bahkan tertinggi sejak 8 bulan terakhir. Keyakinan investor tumbuh terhadap ekonomi Jerman tahun depan akan lebih baik. Pergerakan indeks regional hari ini juga akan merespon hasil dari meeting The Fed yang selesai tadi malam terkait dengan update proyeksi pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan pengangguran AS. The Fed juga mengkaji kemungkinan menambah stimulus sebesar USD40M/bulan untuk pembelian surat utang mortgage sebagai ganti program operation twist yang akan berakhir pada akhir bulan ini. IHSG hari ini berpotensi melanjutkan penguatan yang terjadi kemarin. Kisaran support-resistance 4.305-4.370. Saham Pilihan : PTBA, AISA, BBCA, CTRP.
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik 19.61 poin (+0.45%) ke 4,337.53 dengan jumlah transaksi sebanyak 13.97 juta lot atau setara dengan Rp 7.04 triliun.
Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (+2.83%), sektor basic-industries (-0.04%), sektor construction and property (-0.73%), sektor consumer goods (-3.31%), sektor finance (+1.09%), sektor infrastructure (+0.20%), sektor mining (+2.40%), sektor misc-industries (+3.43%), dan sektor trade (+0.75%)
Tercatat sebanyak 116 saham mengalami penguatan, 124 saham mengalami penurunan, 98 saham tidak mengalami perubahan dan 124 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.I ASII (+4.20%), UNTR (+9.83%), BBCA (+2.16%), BBRI (+2.13%), dan BMRI (+1.25%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. UNVR (-10.79%), VIVA (-11.43%), MNCN (-2.75%), BHIT (-3.33%), dan BMTR (-1.92%).
Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp302.25 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. TLKM, ASII, GGRM, UNTR, dan LSIP. Mata uang Rupiah terapresiasi ke 9,670 per Dollar AS.
Secara teknikal kenaikan IHSG kemarin mengindikasikan bahwa IHSG akan tetap melanjutkan kenaikannya pada hari ini. Hal ini didukung dengan melihat indikator MACD yang berpeluang Golden Cross dan RSI yang masih berada pada range normal. Namun, dengan melihat volume perdagangan yang menurun pada kemarin, besar kemungkinan IHSG hari ini akan berada dalam range yang lebih sempit. Support berada pada level 4,270 dan Resistance 4,385.
Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : UNTR, PTBA, ASII.
(ang/ang)











































