Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 9.655 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.630 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG menipis 6,388 poin (0,15%) ke level 4.331,140. Sedangkan Indeks LQ45 berkurang 1,632 poin (0,22%) ke level 741,056.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks sektor konsumer kembali terkena tekanan jual, terutama saham-saham unggulan alias blue chip. Indeks sektor tambang mencoba menahan indeks bertahan di zona hijau namun gagal.
Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG berkurang 8,224 poin (0,19%) ke level 4.325,304. Sementara Indeks LQ45 menipis 1,969 poin (0,33%) ke level 740,719.
Kemarin, IHSG bertambah 19 poin di tengah transaksi yang ramai. Aksi beli banyak dilakukan oleh investor asing dan lokal sehingga transaksi hari ini mencapai lebih dari Rp 7 triliun.
Semalam, Wall Street ditutup datar meski adanya pernyataan Federal Reserve mendukung pertumbuhan ekonomi AS. Sentimen ini sudah lama ditunggu para pelaku pasar.
Bursa-bursa di Asia bergerak mixed cenderung menguat pagi hari ini. Pelaku pasar di bursa China masih menunggu pemerintahnya mengeluarkan kebijakan baru terhadap pertumbuhan ekonominya.
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 6,52 poin (0,31%) ke level 2.076,21. Â
- Indeks Hang Seng naik 53,49 poin (0,24%) ke level 22.556,84. Â
- Indeks Nikkei 225 melonjak 146,43 poin (1,53%) ke level 9.727,89. Â
- Indeks Straits Times menguat 5,13 poin (0,16%) ke level 3.146,70. Â
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah di posisi Rp 9.655 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.630 per dolar AS.
(ang/dru)











































