Dirut Waskita M. Choliq menjelaskan, masa penawaran umum berlangsung mulai tanggal 12-14 Desember 2012. Waskita menargetkan bisa memperoleh dana segar sebesar Rp 1,171 triliun.
"Waskita menetapkan harga dari 3,082 miliar saham atau 32% dari modal yang ditempatkan yang akan dilepas ke publik melalui mekanisme IPO sebesar Rp 380 per lembar saham," tutur M. Choliq di Menara Sudirman jakarta, Kamis (13/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu suntikan dari IPO, bisa untuk 3 tahun ke depan," tambahnya.
M. Choliq, mengaku proses persetujuan IPO di Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, DPR hingga akhirnya disetujui oleh Presiden hanya berlangsung 6 bulan.
Selain itu, harga yang ditawarkan tersebut sudah berdasarkan prosedur dan pengkajian yang matang sehingga ia yakin semua saham Waskita yang ditawarkan pada IPO kali ini akan terserap habis.
"Pertama ditetapkan berdasarkan sounding market, minat berapa, ditetapkan range baru dilakukan roadshow (dalam dan luar negeri) itu 10 hari, di atas 100 investor yang kita datangi, dari sana pernyatakan minat, berdasarkan bookbuilding, maka menteri BUMN menetapkan price," tuturnya.
Pada kesempatan kali ini, yang bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi IPO Waskita adalah PT Danareksa Securitas, PT Bahana Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas. Sementara itu, untuk proses puncatatan saham perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan berlangsung secara resmi pada 19 Desember 2012.
(hen/ang)











































