Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG turun 9,442 poin (0,22%) ke level 4.310,747, langsung jatuh ke zona merah akibat aksi ambil untung lanjutan. Sentimen negatif datang dari pasar global, terutama jurang fiskal AS.
Indeks terus terbebani aksi ambil untung dan sempat jatuh hingga ke level terendahnya di 4.287,027. Saham-saham komoditas yang kemarin memimpin penguatan, kini langsung anjlok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Investor asing masih menahan diri setelah kemarin cukup agresif dan banyak lakukan aksi beli. Sedangkan investor lokal banyak lakukan aksi ambil untung.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 71.548 kali pada volume 2,132 miliar lembar saham senilai Rp 2,202 triliun. Sebanyak 70 saham naik, sisanya 131 saham turun, dan 94 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia berhasil kompak menguat hingga siang hari ini, didorong lonjakan pasar saham China yang naik hampir 3%.
Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai meroket 59,36 poin (2,88%) ke level 2.120,84. Â
- Indeks Hang Seng menanjak 133,64 poin (0,60%) ke level 22.579,22.
- Indeks Nikkei 225 menguat 24,67 poin (0,25%) ke level 9.767,40. Â
- Indeks Straits Times naik 5,45 poin (0,17%) ke level 3.162,00. Â
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 600 ke Rp 18.900, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 400 ke Rp 15.150, Telkom (TLKM) turun Rp 350 ke Rp 8.800, dan Astra Agro (AALI) turun Rp 350 ke Rp 18.850.
(ang/dru)











































