Untuk tahun buku 2012, Direktur Keuangan HERO Lay Saye Chuan menegaskan tetap akan membekap keuntungannya. Seluruh laba akan digunakan untuk pengembangan bisnis.
Saye Chuan menyebut, pembagian dividen ini sudah berlangsung sajak tahun 1990-an. "HERO belum pernah bayar dividen sejak 1990-an. Kami akan menggunakan dana (laba) untuk investasi," katanya dalam paparan publik di Jakarta, Jumat (14/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga triwulan III-2012 perseroan memiliki dan mengoperasikan 44 gerai Giant Hypermarket, 132 gerai Hero dan Giant Supermarket, 252 Guardian, serta 145 gerai Starmart.
Tahun ini HERO sudah membuka lima hipermarket Giant baru. Dana pembangunan diambil dari belanja modal Rp 600 miliar yang telah dihabiskan per triwulan III-2012.
(wep/ang)











































