Presiden Direktur & CEO Indosat Alexander Rusli menjelaskan, kebijakan penjualan tower tahap II akan ditentukan dalam waktu dekat. Manajemen masih menunggu analisa dampak penjualan perdana ke TBIG.
Jika terbukti pelepasan aset strategis ini menguntungkan bagi operator Indosat, yakni tarif sewa menjadi lebih murah, Alex siap melepas menara. Namun saat ditanyakan jumlah, Alex belum bisa memastikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dampak yang kami inginkan yang jelas, sewa harus lebih murah. Kalau jual kan di-lock 10 tahun," paparnya.
Sebelumnya, Indosat dan TBIG telah menuntaskan penyelesaian dari transaksi penjualan dan penyewaan kembali 2.500 menara. Transaksi dengan upfront consideration sebesar US$ 406 juta.
Pembayarannya terdiri dari tunai dan 239.826.310 saham baru yang diterbitkan oleh TBIG, yang mewakili sekitar 5% dari modal disetor perusahaan menara itu.
Akuisisi 2.500 aset menara ini, termasuk penyewaan dari Indosat dan pihak ketiga, akan menambah jumlah sites TBIG menjadi 7.368 sites dan penyewaan menjadi lebih dari 10.000 penyewaan.
Hari ini perseroan juga meluncurkan kartu prabayar baru, serta logo dan tampilan baru Mentari Indosat sebagai bagian dari upaya mereposisi layanan Mentari.
Director & Chief Commercial Officer PT Indosat Erik Meijer menyebut, desain ini akan memberi keunggulan pengguna smartphone seperti gratis WhatsApp 12 bulan, internet kuota besar dan berkecepatan tinggi, pilihan paket BlackBerry, sekaligus bonus telepon ke semua operator.
(wep/ang)











































