Dalam siaran persnya, Senin (17/12/2012), perseroan telah melakukan penandatanganan kontrak EPC (Engineering, Procurement, and Construction) untuk pembangunan PLTU ini. Proyek ini bagian dari proyek Modernisasi dan Optimasi Pabrik Feronikel Pomalaa.
Sumitomo Corporation berlaku sebagai kontraktor utama dalam pembangunan proyek PLTU ini. Setelah PLTU ini beroperasi, biaya energi feronikel Antam diharapkan dapat turun sekitar 15%-20.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proyek modernisasi dan optimasi pabrik feronikel juga mencakup pembangunan fasilitas pelabuhan yang lebih besar dan fasilitas belt conveyor untuk transportasi umpan bijih nikel ke pabrik.
Pembangunan PLTU batubara Pomalaa akan memerlukan waktu 25 bulan untuk Unit-1 dan 28 bulan untuk Unit-2. PLTU batubara Pomalaa membutuhkan sekitar 300.000 ton batubara kalori rendah setiap tahun dengan nilai kalori 4.200 kcal/kg (GAR).
Proyek-proyek pertumbuhan Antam yang berorientasi hilir juga masih berjalan seusia target. Sebagai contoh, sampai dengan akhir Oktober 2012, konstruksi proyek CGA Tayan telah mencapai 81,5% dan diharapkan sudah memasuki commissioning pada akhir tahun 2013.
(ang/dnl)











































