Posisi saham produsen iPad itu merupakan yang terendah sejak awal tahun ini, tepatnya bulan Februari. Penurunan itu dipicu oleh diturunkannya peringkat saham Apple oleh Citigroup gara-gara prediksi melambatnya permintaan iPhone 5.
Seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (18/12/2012), sahamnya jatuh tak lama setelah perdagangan dibuka. Koreksi ini menambah pelemahan yang sudah terjadi sebesar 3,8% pekan lalu. Saham Apple sudah anjlok 27% dari posisi tertingginya sepanjang masa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Citigroup menurunkan rekomendasi atas saham Apple dari beli menjadi netral dan memangkas target harganya dari US$ 675 menjadi hanya US$ 575 per lembar. Sudah dua bulan terakhir saham Apple anjlok, kini menuju bulan ketiganya akhir tahun ini.
Selain Citigroup, empat bank besar lainnya juga punya prediksi serupa terhadap saham perusahaan yang didirikan oleh Steve Jobs tersebut.
(ang/dnl)











































