Kena Tekanan Jual, IHSG Berkurang 14 Poin

Kena Tekanan Jual, IHSG Berkurang 14 Poin

- detikFinance
Selasa, 18 Des 2012 15:46 WIB
Kena Tekanan Jual, IHSG Berkurang 14 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berkurang 14 poin menyusul tekanan jual di saham-saham unggulan. Indeks lagi-lagi ketinggalan penguatan pasar saham regional.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.635 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.640 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 4,810 poin (0,11%) ke level 4.320,667 melanjutkan penguatan didorong naiknya saham-saham lapis dua. Indeks dapat sentimen positif dari pasar regional dan global.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham-saham lapis dua kembali memimpin penguatan, dibantu saham-saham unggulan yang kemarin terkoreksi kini mulai diburu investor. Sayangnya, penguatan ini langsung dimanfaatkan untuk ambil untung.

Indeks pun tak lama langsung jatuh ke posisi terendahnya di 4.273,854. Aksi jual semakin marak dan indeks pun tak mampu balik ke zona hijau.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melemah 17,785 poin (0,41%) ke level 4.298,072 lagi-lagi ketinggalan momentum penguatan pasar saham Asia. Aksi ambil untung di saham-saham lapis dua menyeret indeks ke teritori negatif.

Emiten baru PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) yang sahamnya menanjak cukup tinggi, naik 150 poin (+23,08%) ke level Rp 800 per lembar, belum mampu menyelamatkan indeks dari zona merah.

Menutup perdagangan, Selasa (18/12/2012), IHSG melemah 14,421 poin (0,33%) ke level 4.301,436. Sementara Indeks LQ45 turun 1,812 poin (0,25%) ke level 735,745.

Saham-saham lapis dua di sektor industri dasar dan aneka industri menjadi penopang bursa sehingga tidak jatuh terlalu dalam. Sayangnya, delapan sektor terkena koreksi, dipimpin sektor agriklultur, sehingga indeks makin 'betah' di teritori negatif.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 150.422 kali pada volume 4,988 miliar lembar saham senilai Rp 5,505 triliun. Sebanyak 92 saham naik, sisanya 159 saham turun, dan 93 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia menutup perdagangan dengan mixed. Sentimen positif dari pasar global berhasil mendorong sebagian besar pasar regional ke zona hijau.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa Asia sore hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai naik tipis 2,12 poin (0,10%) ke level 2.162,46.  
  • Indeks Hang Seng menipis 18,88 poin (0,08%) ke level 22.494,73.  
  • Indeks Nikkei 225 menguat 94,13 poin (0,96%) ke level 9.923,01.  
  • Indeks Straits Times naik 7,31 poin (0,23%) ke level 3.166,01.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Merck (MERK) naik Rp 2.000 ke Rp 152.000, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 800 ke Rp 59.950, Lion Metal (LION) naik Rp 500 ke Rp 10.500, dan United Tractor (UNTR) naik Rp 300 ke Rp 19.450.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Agro (AALI) turun Rp 650 ke Rp 18.050, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 400 ke Rp 15.300, Supreme Cable (SCCO) turun Rp 375 ke Rp 4.275, dan Bank Mayapada (MAYA) turun Rp 225 ke Rp 2.200.

(ang/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads