Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.660 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.630 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menguat 5,513 poin (0,13%) ke level 4.306,949 menyusul mulai munculnya minat beli investor. Dukungan sentimen positif juga datang dari bursa global.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melemah 21,150 poin (0,49%) ke level 4.280,286 akibat aksi ambil untung. Seluruh indeks sektoral di lantai bursa terjebak di zona merah membuat indeks kembali ke level 4.200.
Maraknya aksi ambil untung sempat 'menghajar' indeks hingga ke level terendahnya hari ini di 4.253,936. Aksi beli jelang penutupan terjadi di saham-saham agrikultur dan aneka industri, sehingga mengurangi koreksi indeks tidak terlalu dalam.
Mengakhiri perdagangan, Rabu (19/12/2012), IHSG ditutup turun 25,577 poin (0,59%) ke level 4.275,859. Sementara Indeks LQ45 ditutup melemah 3,991 poin (0,54%) ke level 731,754.
Aksi ambil untung banyak dilakukan investor lokal, sementara asing berburu saham secara selektif. Transaksi asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 280,75 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 140.567 kali pada volume 6,718 miliar lembar saham senilai Rp 6,002 triliun. Sebanyak 86 saham naik, sisanya 166 saham turun, dan 92 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia ditutup mixed cenderung menguat setelah pagi tadi kompak menguat. Bursa saham Jepang melompat paling tinggi, mencapai lebih dari dua persen.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia hingga sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai menipis 0,23 poin (0,01%) ke level 2.162,24. Β
- Indeks Hang Seng menguat 128,64 poin (0,57%) ke level 22.623,37. Β
- Indeks Nikkei 225 meroket 237,39 poin (2,39%) ke level 10.160,40. Β
- Indeks Straits Times naik tipis 2,08 poin (0,07%) ke level 3.158,87. Β
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya United Tractor (UNTR) naik Rp 500 ke Rp 19.950, Astra Agro (AALI) naik Rp 500 ke Rp 18.550, Adira Finance (ADMF) naik Rp 300 ke Rp 10.550, dan Surya Toto (TOTO) naik Rp 200 ke Rp 6.700.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.350 ke Rp 58.600, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.200 ke Rp 40.300, Bayan (BYAN) turun Rp 700 ke Rp 8.550, dan Semen Gresik (SMGR) turun Rp 250 ke Rp 15.550.
(ang/dru)











































