Besar Kemungkinan IHSG Melemah Lagi

Rekomendasi Saham

Besar Kemungkinan IHSG Melemah Lagi

- detikFinance
Kamis, 20 Des 2012 08:22 WIB
Besar Kemungkinan IHSG Melemah Lagi
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin jatuh 25 poin akibat maraknya aksi ambil untung. Seharian menghabiskan waktu di zone merah, indeks pun kembali turun hingga mendarat di level 4.275.

Mengakhiri perdagangan, Rabu (19/12/2012), IHSG ditutup turun 25,577 poin (0,59%) ke level 4.275,859. Sementara Indeks LQ45 ditutup melemah 3,991 poin (0,54%) ke level 731,754.

Semalam, saham-saham di Wall Street berakhir melemah akibat pembicaraan politisi yang berkepanjangan soal jurang fiskal Amerika Serikat (AS). Namun, harapan investor tetap berharap kesepakatan bisa tercapai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 98,99 poin (0,74%) ke level 13.251,97. Indeks S&P 500 kehilangan 10,98 poin (0,76%) ke level 1.435,81. Indeks Komposit Nasdaq jatuh 10,17 poin (0,33%) ke level 3.044,36.

Hari ini, IHSG diprediksi akan melanjutkan pelemahan di tengah adanya sentimen negatif dari pasar saham global. Indeks menguji critical support-nya dengan intraday terendah di level 4254.

Pergerakan bursa-bursa di regional pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 75,57 poin (0,74%) ke level 10.084,83. Β 
  • Indeks KOSPI naik tipis 0,46 poin (0,02%) ke level 1.993,55. Β 

Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin kembali tutup melemah ditengah menguatnya bursa regional dan berbagai sentimen positif dari eksternal. Investor global ditenggarai semakin yakin kesepakatan anggaran yang akan menghindarkan Amerika dari fiscal cliff akan bisa tercapai pada akhir bulan ini. European Central Bank juga memberikan dorongan positif dengan menyatakan keoptimisan akan pertumbuhan ekonomi kawasan Eropa mulai semester 2 tahun depan. Hal ini disebabkan oleh kebijakan yang diambil oleh ECB dan reformasi di beberapa negara Eropa yg bermasalah. Pada sesi 2, pasar regional juga terdorong oleh berita positif lain yakni dinaikkannya rating Yunani oleh S&P. Dari dalam negeri, IPO saham Waskita Karya juga gagal menjadi katalis positif bagi IHSG. Hari ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Kisaran support-resistance 4.250-4.315.

eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun -25.58 poin (-0.59%) ke 4,275.86 dengan jumlah transaksi sebanyak 13.44 juta lot atau setara dengan Rp 6 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (+0.30%), sektor basic-industries (-1.41%), sektor construction and property (-0.63%), sektor consumer goods (-1.22%), sektor finance (-0.37%), sektor infrastructure (-0.21%), sektor mining (-1.89%), sektor misc-industries (+0.54%), dan sektor trade (-0.38%)

Tercatat sebanyak 85 saham mengalami penguatan, 165 saham mengalami penurunan, 92 saham tidak mengalami perubahan dan 121 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.I PGAS (+2.23%), ASII (+0.65%), UNTR (+2.57%), BBNI (+2.08%), dan BBRI (+0.72%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. GGRM (-2.25%), BBCA (-1.09%), BYAN (-7.57%), BMRI (-1.23%), dan TLKM (-1.11%).

Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp276.54 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. ASII, UNTR, SMGR, BBNI, dan INTP. Mata uang Rupiah terapresiasi ke 9,691 per Dollar AS.

Secara teknikal penurunan IHSG pada perdagangan kemarin menunjukkan IHSG sedang menguji Critical Support-nya dengan lowest intraday di 4,254. Besar kemungkinan pada perdagangan hari ini IHSG masih akan mengalami koreksi kembali. Ketiga Indikator yang kami gunakan yaitu MACD, RSI dan Stochastic menghasilkan sinyal bearish dengan volume yang meningkat. Untuk support berada pada level 4,245 dan resistance 4,385.

Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : TRAM, UNTR, AALI.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads