Menutup perdagangan, Kamis (20/12/2012), IHSG terpangkas 21,043 poin (0,49%) ke level 4.254,816. Sementara Indeks LQ45 terkoreksi 5,398 poin (0,74%) ke level 726,356.
Semalam, Wall Street berhasil rebound setelah kemarin menukik tajam atas munculnya harapan adanya solusi untuk jurang fiskal Amerika Serikat (AS).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, IHSG diperkirakan masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Meski sudah masuk area jenuh jual, aksi jual masih akan terjadi menjelang hari raya Natal 2012.
Pergerakan bursa-bursa di regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melonjak 106,19 (1,06%) ke level 10.145,52. Β
- Indeks KOSPI turun 5,90 poin (0,30%) ke level 1.993,60. Β
Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kembali ditutup melemah menyusul sentimen negatif dari alotnya perundingan penetapan anggaran AS. House Speaker, Boehner mendesak Obama hanya meningkatkan pajak untuk yang berpenghasilan lebih dari USD1juta dan sebagai gantinya adalah dengan memotong anggaran belanja lebih banyak lagi. Obama menginginkan kenaikan pajak untuk semua yang berpenghasilan USD400.000, itupun sudah sempat dilonggarkan dari USD250.000. Alot perundingan ini membuat pasar berespon negatif sehingga terjadi koreksi. Selain itu dalam beberapa hari terakhir tekanan terhadap IHSG juga ditambah oleh faktor melemahnya nilai tukar rupiah dalam beberapa pekan terakhir. Hari ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah menjelang libur panjang Natal pekan ini. Kisaran support-resistance 4.230-4.280.
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun -21.04 poin (-0.49%) ke 4,254.82 dengan jumlah transaksi sebanyak 10.47 juta lot atau setara dengan Rp 4.3 triliun.
Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (-0.25%), sektor basic-industries (+0.90%), sektor construction and property (-0.81%), sektor consumer goods (-2.40%), sektor finance (+0.48%), sektor infrastructure (+0.36%), sektor mining (-0.56%), sektor misc-industries (-2.34%), dan sektor trade (-0.74%)
Tercatat sebanyak 79 saham mengalami penguatan, 160 saham mengalami penurunan, 96 saham tidak mengalami perubahan dan 129 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.I BBCA (+1.66%), TLKM (+1.12%), SMGR (+1.61%), BDMN (+2.68%), dan BTPN (+3.00%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. ASII (-2.60%), UNVR (-4.64%), GGRM (-2.73%), BBRI (-0.72%), dan UNTR (-1.50%).
Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp62.95 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. SMGR, UNTR, TLKM, BMTR, dan AKRA. Mata uang Rupiah terapresiasi ke 9,655 per Dollar AS.
Secara teknikal penurunan IHSG pada perdagangan kemarin mengindikasikan hari ini IHSG akan mengalami kenaikan, hal ini terlihat dari Hammer Candlestick yang terbentuk serta Indikator RSI yang berpeluang Bullish. Untuk Support berada pada 4,240 dan Resistance 4,290.
Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : MEDC, ENRG, ASRI.
(ang/ang)











































