Mengakhiri perdagangan terakhir sebelum Natal 2012, Jumat (21/20/2012), IHSG ditutup menipis 4,602 poin (0,11%) ke level 4.250,214. Sementara Indeks LQ45 ditutup turun tipis 0,435 poin (0,06%) ke level 725,921.
Kemarin, Wall Street berakhir melemah akibat memanjangnya kekhawatiran akan jurang fiskal Amerika Serikat (AS). Sentimen tersebut membuka awal pekan yang buruk bagi pasar saham AS menjelang hari raya Natal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak mixed karena sudah memasuki area jenuh jual tapi belum dapat bantuan dari sentimen positif. Meski demikian, diharapkan setelah Natal sentimen negatif mulai berkurang.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menguat 70,15 poin (0,70%) ke level 10.150,27. Β
- Indeks KOSPI naik 15,45 poin (0,78%) ke level 1.997,27. Β
Rekomendasi saham untuk hari ini:
Trust Securities
IHSG benar-benar tidak menunjukkan keinginannya untuk menguat. Harapan akan terjadinya Santa rally pun kian sirna. Bahkan perkiraan window dressing pun juga tidak terlihat di tengah sentimen negatif dari ketidakpastian penyelesaian fiscal cliff setelah perseteruan antar kedua kubu makin meruncing. Kali ini pelaku pasar merasa kecewa dan harus menahan rasa penuh kesal seiring tidak adanya kado Natal yang diberikan IHSG. Kekesalan pelaku pasar karena ketidakpastian sentimen berujung pada aksi jual sehingga membuat IHSG anjlok. Bahkan pembukaan pasar saham Eropa dan perkiraan negatifnya bursa saham AS di akhir pekan kemarin semakin menderaskan aksi jual. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4.276,90 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4.235,32 (level terendahnya) jelang akhir sesi 2 dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.254,82. Volume perdagangan tercatat turun dan nilai total transaksi tercatat naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
Pada perdagangan Rabu (26/12) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.215-4.243 dan resistance 4.275-4.288. Berpola lower long spinning dan di bawah lower bollinger bands (LBB). MACD bergerak turun dengan histogram negatif yang masih memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic menyentuh area oversold. Meski secara teknikal seharusnya dengan posisi yang telah menyentuh area oversold akan ada pembalikan arah namun, dengan sentimen pasar yang belum sepenuhnya positif akan sulit mewujudkan kondisi tersebut. Diharapkan setelah liburan Natal, sentimen negatif bisa berkurang sehingga bisa memberikan angin segar bagi IHSG.
eTrading Securities
Pada perdagangan Senin (24/12) Indeks Dow Jones ditutup turun 51,76 poin (-0,39%) ke 13.139,08 ditengah berlanjutnya kekhawatiran mengenai fiscal cliff.
Minyak light sweet diperdagangkan di level US$ 89 per barel di New York di tengah kekhawatiran semakin dekatnya deadline penetapan anggaran US.
IHSG Jumat kemarin (21/12) ditutup turun 4,6 poin (-0,11%) ke 4.250,21 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp57,36 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. PGAS, KLBF, BBCA, JSMR, dan INTP.
Mata uang Rupiah terdepresiasi ke 9.728 per Dollar AS.
Secara teknikal, penurunan IHSG pada perdagangan Jumat kemarin menunjukkan pelemahan pada bearish dari rangkaian koreksi yang sedang terjadi, hal ini terlihat dari penurunan Candle Volume dan Doji Star Candlestick yang terbentuk pada daily time frame.
Pada perdagangan hari ini (26/12) IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4.240-4.290 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BMRI, TRAM, dan KLBF.
(ang/ang)











































