Modal dasar pendirian perusahaan ini sebesar US$ 28,8 juta (Rp 273,6 miliar). Perusahaan pelat merah itu menyetor modal awal senilai US$ 3,528 juta (Rp 33,5 miliar).
Seperti dikutip dari keterangan tertulis perseroan di situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), Krakatau Nippon Steel Sumikin ini akan bergerak di bidang annealing dan galvanizing flat products (Cold Rolled Coil/CRC).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manajemen KRAS menilai, manfaat yang diharapkan dari pendirian perusahaan tersebut adalah captive market bagi penjualan produk CRC (Cold Rolled Coil), peningkatan kompetensi perseroan dalam teknologi galvanizing khusus untuk produk baja otomotif atau produk bernilai tambah tinggi, serta penetrasi pasar pada segmen automotif serta potensi peningkatan pangsa pasar pada segmen automotif.
Nippon Steel & Sumitomo Metal Corporation merupakan perusahaan terbuka di Jepang dan bergerak di bidang pengolahan dan pembuatan besi dan baja berkapasitas 50 juta ton crude steel per tahun. Nippon berkedudukan di Tokyo, Jepang.
(ang/dnl)










































