Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 28 Des 2012 16:10 WIB

IHSG 'Parkir' di Level 4.316 Tutup Tahun 2012

- detikFinance
Foto: Maikel Jefriando/detikFinance Foto: Maikel Jefriando/detikFinance
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan terakhir 2012 dengan naik 34 poin dan 'parkir' di 4.316. Penutupan perdagangan dilakukan oleh Menteri Keuangan Agus Martowardojo.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.655 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.685 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 14,955 poin (0,35%) ke level 4.296,856 membuka perdagangan terakhir tahun ini bersamaan dengan menguatnya nilai tukar rupiah. Aksi window dressing mulai dilancarkan investor.

Aksi beli terjadi hampir di seluruh lapisan saham, membuat indeks kembali menembus level tertingginya hari ini di 4.324,933. Saham-saham unggulan menjadi yang paling banyak diincar dalam perdagangan kali ini.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melaju 29,759 poin (0,70%) ke level 4.311,620 didorong aksi window dressing yang dilakukan investor jelang tutup tahun 2012. Saham-saham bank kelas berat memimpin penguatan.

Sembilan sektor di lantai bursa berhasil menguat, hanya sektor konsumer yang masih terjebak di zona merah. Indeks sama sekali tidak menyentuh zona merah sejak pembukaan perdagangan pagi tadi.

Menutup perdagangan terakhir tahun ini, Jumat (27/12/2012), IHSG menanjak 34,826 poin (0,81%) ke level 4.316,687. Sementara Indeks LQ45 menguat 5,034 poin (0,69%) ke level 735,042.

Perdagangan kali ini ditutup oleh Menteri Keuangan Agus Martowardojo, sama seperti tahun sebelumnya. Aksi window dressing pun marak terjadi menjaga indeks bertahan di teritori positif.

Investor asing juga tak mau ketinggalan berburu saham, hingga sore hari ini transaksi investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 438,55 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 114.431 kali pada volume 7,067 miliar lembar saham senilai Rp 5,578 triliun. Sebanyak 176 saham naik, sisanya 81 saham turun, dan 89 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia kompak bertahan di zona hijau menutup perdagangan terakhir tahun ini meski masih dibayangi sentimen negatif dari kesepakatan jurang fiskal AS.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia hingga sore hari ini:
  • Indeks Komposit Shanghai melonjak 27,35 poin (1,24%) ke level 2.233,25.  
  • Indeks Hang Seng naik 46,81 poin (0,21%) ke level 22.666,59.  
  • Indeks Nikkei 225 menguat 72,20 poin (0,70%) ke level 10.395,18.  
  • Indeks Straits Times bertambah 6,00 poin (0,19%) ke level 3.189,93.  
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 5.000 ke Rp 740.000, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 900 ke Rp 59.900, Chandra Asri (TPIA) naik Rp 875 ke Rp 4.375, dan Bank Mayapada (MAYA) naik Rp 600 ke Rp 3.400.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Sarana Menara (TOWR) turun Rp 1.500 ke Rp 22.700, Multi Prima (LPIN) turun Rp 650 ke Rp 7.650, Holcim (SMCB) turun Rp 575 ke Rp 2.900, dan Unilever (UNVR) turun Rp 350 ke Rp 20.850.


(ang/dnl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed