Otoritas Jasa Keuangan (OJK) punya strategi jitu untuk menggeber perusahaan baru yang akan melakukan penawaran saham perdana (initial public offering/ IPO) di lantai bursa pada 2013.
Anggota Dewan Komisioner OJK yang juga bertugas mengawasi pasar modal, Nurhaida menjelaskan pihaknya akan menciptakan suasana pasar modal yang kondusif melalui suatu regulasi.
"Kita ingin lebih banyak yang dilakukan regulator melakukan sesuatu suasana kondusif dengan aturan lebih sesuai bagi investasi," tutur Nur Haida di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Rabu (2/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kedua adalah dengan melakukan pendekatan pihak potensial untuk lakukan IPO dari sisi IPO-nya juga mesti ada pemberian edukasi bagi investor dan masyarakat agar sisi demand dan supply ketemu," tambahnya.
Namun, Nurhaida menyebut masih banyak tantangan pada pasar modal Indonesia di 2013.
Salah satunya adalah masih sedikitnya jumlah perusahaan yang IPO di bursa dari tahun ke tahun.
"Investor masih terbatas, IPO belum terlalu banyak dari tahun ke tahun, edukasi masyarakat masih kurang," pungkasnya.
(hen/ang)










































