"Tahun ini, masih terpengaruh kondisi pasar tahun lalu ada yang listing tapi jumlah saham diperkecil karena kurang bagus harga batubaranya. Ada juga perkebunan yang nunda IPO karena harga komoditas sedang turun," tutur Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Ito Warsito di Kantor Pusat BEI Jakarta, Rabu (2/1/2013).
Sementara itu, Ito mengakui pihaknya tidak mencapai target untuk jumlah emiten baru yang melakukan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) di 2012. Namun, pihaknya memiliki alasan atas realisasi IPO tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ito juga menargetkan, untuk jumlah transaksi harian di bursa saham bisa menembus Rp 5,5 triliun di 2013.
"Harian Rp 5,5 triliun, tahun 2012 kan Rp 4,59 triliun," tambahnya.
(hen/ang)











































