Investor menyambut baik kabar tersebut, pasalnya pemerintah setempat berhasil menghindari ekonomi AS jatuh lagi ke masa resesi yang biasanya memberikan dampak negatif secara global.
Kesepakatan tersebut merupakan langkah awal dalam memperbaiki anggaran dan keuangan pemerintah AS, yang selama mengalami defisit dan utang yang sangat tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penyelesaian jurang fiskal menjadi faktor pendorong utama di sini, tapi kita juga harus kritis dan menjaga penguatan ini," kata Mike McCudden, Broker Online dari Interactive Investor dikutip AFP, Kamis (3/1/2013).
Pasar saham AS di New York pun tak mau ketinggalan, Indeks Dow Jones melompat 2,01% di awal perdagangan, sedangkan S&P 500 menanjak 2,12% dan Indeks Komposit Nasdaq bertambah 2,66%.
Sementara di Asia, bursa saham Hong Kong memimpin penguatan dengan lonjakan 2,89%. Selain jurang fiskal AS, bursa-bursa di Asia juga didorong positifnya data manufaktur China.
Beberapa bursa Asia lainnya, termasuk IHSG mengalami penguatan yang cukup tinggi, sedangkan pasar saham Jepang dan China masih tutup menyambut tahun baru pada perdagangan kemarin.
(ang/ang)











































