Dikutip dari CNBC, Kamis (3/1/2013), terdapat 5 saham terbaik dan 5 terburuk sepanjang tahun 2012. Berikut ini kita mulai dari 5 yang terburuk dilanjutkan dengan 5 terbaik.
5. Facebook (terburuk)
|
|
Setelah mengakuisisi Instagram, saham Facebook kembali merangkak naik sampai akhir tahun 2012. Saham ini turun 27% dari hari pertama listing sampai akhir tahun 2012 lalu.
4. J.C Penney (terburuk)
|
|
Harapan tinggi agar keadaan berbalik seperti semula tak pernah terjadi. Penurunan harga saham ini mencapai 43% dari hari pertama listing hingga akhir tahun.
3. Hewlett Packard (terburuk)
|
|
2. Best Buy (terburuk)
|
|
1. Knight Capital Group (terburuk)
|
|
5. Yahoo (terbaik)
|
|
Beberapa pihak sempat ragu dan mempertanyakan, apakah sentimen positif ini benar, namun Meyer menjawabnya dengan memperbanyak iklan dan segera menutup kesepakatan sebesar US$ 8 miliar dengan Alibaba. Hal itu menumbuhkan semangat para karyawannya. Hingga akhir tahun, harga saham ini naik 21%.
4. Apple (terbaik)
|
|
Pada pertengahan Desember saham turun menjadi di bawah US$ 500, namun harga saham itu kembali naik 30% pada akhir tahun. Sejak listing pertama hingga akhir tahun, pertumbuhan harga saham Aplle mencapai 29%.
3. Home Depot (terbaik)
|
|
Perusahaan retail ini pun mencapai pendapatan sepanjang tahun yakni US$ 3,03 per lembar saham, dan menyatakan bahwa perusahaan akan mendapatkan pendapatan tambahan sebesar US$ 700 juta dari sahamnya pada kuartal keempat.
2. American International Group (terbaik)
|
|
Dalam prosesnya, CEO AIG, mengeluarkan lebih banyak modal, membeli kembali saham, memimpin lagi perusahaan untuk mendapatkan keuntungan, dan mengumumkan kemungkinan dividen pada tahun 2013. Sejak hari pertama listing hingga akhir tahun, saham perusahaan mengalami kenaikkan hingga 52%.
1. Bank of America (terbaik)
|
|
Halaman 2 dari 11











































