Melaju 46 Poin IHSG Cetak Rekor Tertinggi

Melaju 46 Poin IHSG Cetak Rekor Tertinggi

- detikFinance
Kamis, 03 Jan 2013 16:07 WIB
Melaju 46 Poin IHSG Cetak Rekor Tertinggi
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rekor tertinggi baru setelah melaju 46 poin. Investor lakukan aksi beli, didorong sentimen positif dari pasar global dan kesepakatan jurang fiskal AS.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.670 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.645 per dolar AS.

Membuka perdagangan, IHSG menguat 18,053 poin (0,42%) ke level 4.364,528 membuntuti penguatan pasar global menyusul terjadinya kesepakatan menghindari 'jurang fiskal' AS. Aksi beli selektif terjadi di saham-saham yang harganya masih murah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara perlahan indeks terus menanjak di zona hijau didorong aksi beli selektif. Saham-saham unggulan dan lapis dua kembali menjadi incaran investor meski kemarin sudah naik tinggi.

Pada penutupan perdagangan, IHSG melompat 50,753 poin (1,17%) ke level 4.397,228 didorong sentimen positif dari pasar global. Atas penguatan ini indeks menembus rekor intraday tertinggi di 4.401,334.

Aksi beli di seluruh lapisan saham menjadi faktor utama dalam raihan rekor indeks terbaru hari ini. Rekor intraday tertinggi indeks sebelumnya ada di 4.381,746 pada Selasa 27 November 2012.

Menutup perdagangan, Kamis (3/1/2013), IHSG melaju 46,234 poin (1,06%) ke level 4.392,709. Sementara Indeks LQ45 melonjak 10,345 poin (1,39%) ke level 753,134.

Rekor tertinggi sebelumnya yang bisa diraih indeks pada Senin 26 November, di level 4.375,169 setelah menguat 26,361 poin (0,61%). Kali ini, rekor terbaru kembali tercipta berkat aksi borong saham.

Investor mulai kembali memburu saham setelah AS berhasil menghalau jurang fiskal setelah adanya kesepakatan kenaikan pajak dan ditundanya penghematan anggaran setempat dalam dua bulan.

Sembilan sektor berhasil menguat, dipimpin sektor agrikultur dan konstruksi. Hingga sore hari ini, transaksi investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 637,22 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 159.549 kali pada volume 5,407 miliar lembar saham senilai Rp 6,272 triliun. Sebanyak 164 saham naik, sisanya 81 saham turun, dan 79 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia masih bertahan di zona hijau meski ada yang jatuh ke teritori negatif yaitu pasar saham Korea Selatan. Bursa China dan Jepang masih libur menyambut tahun baru.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional pagi hari ini:


  • Indeks Hang Seng menguat 86,62 poin (0,37%) ke level 23.398,60.  
  • Indeks Straits Times naik 17,83 poin (0,56%) ke level 3.219,57.  
  • Indeks KOSPI melemah 11,69 poin (0,58%) ke level 2.019,41.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 2.150 ke Rp 63.150, Sarana Menara (TOWR) naik Rp 800 ke Rp 23.800, Astra Agro (AALI) naik Rp 650 ke Rp 20.700, dan Multi Prima (LPIN) naik Rp 500 ke Rp 8.200.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Chandra Asri (TPIA) turun Rp 450 ke Rp 3.100, Bayan (BYAN) turun Rp 350 ke Rp 8.850, Asahimas (AMFG) turun Rp 350 ke Rp 7.850, dan Mayora (MYOR) turun Rp 250 ke Rp 19.500.


(ang/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads