Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup stagnan di posisi Rp 9.675 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 4,941 poin (0,11%) ke level 4.404,199 bergerak datar setelah kemarin mencetak rekor tertinginya sepanjang masa. Saham-saham yang kemarin menguat kini terkena aksi ambil untung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik 7,511 poin (0,17%) ke level 4.406,769 menyusul aksi beli selektif di saham-saham lapis dua. Indeks kembali menembus rekor intraday tertingginya di 4.418,484.
Saham-saham lapis dua yang masih murah jadi incaran investor. Perburuan saham ini membuat indeks berhasil menembus posisi intraday tertingginya yang kemarin baru saja dicapainya di level 4.401.
Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (4/1/2013), IHSG ditutup naik 10,762 poin (0,24%) ke level 4.410,020. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat tipis 0,742 poin (0,10%) ke level 753,876.
Aksi beli di saham-saham konstruksi punya andil paling besar dalam pencetakan rekor tertinggi IHSG kali ini. Padahal kemarin indeks baru saja cetak rekor baru di level 4.392,709 setelah naik 46,234 poin (1,06%).
January effect masih sangat terasa di lantai bursa, banyak investor terutama asing menanam modal di awal tahun dengan harapan terus naik hingga pertengahan bahkan sampai akhir tahun ini.
Investor lokal justru banyak lakukan aksi ambil untung dan menghambat penguatan. Sedangkan transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 499,29 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 139.254 kali pada volume 4,358 miliar lembar saham senilai Rp 5,076 triliun. Sebanyak 136 saham naik, sisanya 105 saham turun, dan 91 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia menutup perdagangan akhir pekan dengan mixed. Bursa saham Jepang, pada perdagangan perdananya di 2013, ditutup melonjak hampir tiga persen.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai menguat 7,86 poin (0,35%) ke level 2.276,99. Â
- Indeks Hang Seng melemah 67,51 poin (0,29%) ke level 23.331,09. Â
- Indeks Nikkei 225 melonjak 292,93 poin (2,82%) ke level 10.688,11. Â
- Indeks Straits Times menipis 1,44 poin (0,04%) ke level 3.223,36. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Lion Metal (LION) naik Rp 500 ke Rp 10.850, Inovisi (INVS) naik Rp 400 ke Rp 7.550, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 350 ke Rp 63.500, dan Bayan (BYAN) naik Rp 350 ke Rp 9.200.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Multi Prima (LPIN) turun Rp 1.200 ke Rp 7.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 750 ke Rp 55.000, Unilever (UNVR) turun Rp 350 ke Rp 21.750, dan Semen Gresik (SMGR) turun Rp 350 ke Rp 15.750.
(ang/dru)











































