Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi pagi dengan naik tipis 1 poin. Indeks sempat menembus rekor intraday tertinggi di level 4.427,652.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 1,244 poin (0,03%) ke level 4.411,264 mengikuti koreksi bursa-bursa regional. Indeks mulai beranjak turun setelah akhir pekan lalu mencetak rekor tertingginya sepanjang masa.
Indeks masih bergerak datar meski terjadi beberapa aksi beli selektif. Sebagian investor melakukan aksi ambil untung memanfaatkan posisi indeks yang sudah cukup tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi beli selektif sempat mendorong indeks menembus rekor intraday tertinggi tertingginya sepanjang masa siang ini. Rekor sebelumnya diraih Jumat lalu pada posisi 4.418,484.
Saham-saham bank menopang pencetakan rekor kali ini, sayangnya laju indek masih tersendat oleh koreksi saham-saham komoditas yang terkena aksi ambil untung. Investor asing masih getol berburu saham.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 91.501 kali pada volume 2,539 miliar lembar saham senilai Rp 2,355 triliun. Sebanyak 119 saham naik, sisanya 101 saham turun, dan 98 saham stagnan.
Pergerakan bursa-bursa di Asia masih dalam rentang yang tipis, namun beberapa berhasil balik arah ke teritori positif. Bursa saham Jepang masih ketinggalan di zona merah.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 3,93 poin (0,17%) ke level 2.280,92. Â
- Indeks Hang Seng menguat tipis 13,18 poin (0,06%) ke level 23.344,27. Â
- Indeks Nikkei 225 melemah 28,52 poin (0,27%) ke level 10.659,59. Â
- Indeks Straits Times bertambah 3,48 poin (0,11%) ke level 3.228,70. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya United Tractor (UNTR) naik Rp 400 ke Rp 21.800, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 200 ke Rp 15.950, Petrosea (PTRO) naik Rp 190 ke Rp 1.700, dan Unilever (UNVR) naik Rp 150 ke Rp 21.900.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Sepatu Bata (BATA) turun Rp 5.000 ke Rp 55.000, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 500 ke Rp 42.100, Inovisi (INVS) turun Rp 350 ke Rp 7.200, dan Hexindo (HEXA) turun Rp 250 ke Rp 8.500.










































