Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.655 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 9.675 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 1,244 poin (0,03%) ke level 4.411,264 mengikuti koreksi bursa-bursa regional. Indeks mulai beranjak turun setelah akhir pekan lalu mencetak rekor tertingginya sepanjang masa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik tipis 1,734 poin (0,04%) ke level 4.411,754. Indeks sempat menembus rekor intraday tertinggi di level 4.427,652.
Aksi beli selektif sempat mendorong indeks menembus rekor intraday tertinggi tertingginya sepanjang masa siang ini. Rekor sebelumnya diraih Jumat lalu pada posisi 4.418,484.
Menutup perdagangan awal pekan, Senin (7/1/2013), IHSG melemah 17,641 poin (0,40%) ke level 4.392,379. Sementara Indeks LQ45 turun 3,212 poin (0,43%) ke level 750,664.
Hanya saham-saham bank kelas berat yang masih bertahan di zona hijau. Saham-saham di sektor industri lainnya terkena koreksi akibat aksi ambil untung yang dilakukan investor lokal.
Sedangkan investor asing masih getol tanam dana di pasar modal dalam negeri. Transaksi investor asing hingga sore ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 818,18 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 158.387 kali pada volume 4,416 miliar lembar saham senilai Rp 4,791 triliun. Sebanyak 104 saham naik, sisanya 149 saham turun, dan 92 saham stagnan.
Rata-rata bursa di Asia menutup perdagangan awal pekan ini dengan melemah di zona merah padahal dapat sentimen positif dari menguatnya pasar global semalam. Aksi ambil untung marak terjadi mengingat posisi bursa-bursa regional yang sudah cukup tinggi.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia hingga sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai menguat 8,37 poin (0, 37%) ke level 2.285,36. Â
- Indeks Hang Seng menipis 1,34 poin (0,01%) ke level 23.329,75. Â
- Indeks Nikkei 225 melemah 89,10 poin (0,83%) ke level 10.599,01. Â
- Indeks Straits Times berkurang 1,78 poin (0,06%) ke level 3.223,44. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Petrosea (PTRO) naik Rp 300 ke Rp 1.810, United Tractor (UNTR) naik Rp 250 ke Rp 21.650, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 200 ke Rp 15.950, dan Tower Bersama (TBIG) naik 150 ke Rp 6.000.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Sepatu Bata (BATA) turun Rp 5.000 ke Rp 55.000, Schering Plough (SCPI) turun Rp 2.250 ke Rp 29.000, Lion Metal (LION) turun Rp 1.250 ke Rp 9.600, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.000 ke Rp 41.600.
(ang/dru)











































