"Mungkin kuartal pertama kita akan tangani 3 perusahaan dulu untuk menerbitkan obligasi. 2013 kita sudah dapat 5 obligasi dan 3 IPO yang sudah dapat mandatnya, kita proses. Mayoritas masih di obligasi dan beberapa IPO untuk yang saham," kata Direktur PT Indo Premiere Securities Rayendra Tobing kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (8/1/13).
Ray menjelaskan, perusahaan yang akan menerbitkan obligasi tersebut bergerak di sektor keuangan sementara untuk perusahaan yang akan meakukan IPO bergerak di sektor riil.
Sepanjang 2012, kata Ray, perseroan telah mencatat ada sekitar 29 -30 efek berupa obligasi, MTN dan saham dengan total nilai sebesar Rp 10,4 triliun.
"Mayoritasnya dari obligasi sebesar Rp 9,7 triliun," kata dia.
(ang/ang)











































